Go to Top

Cara Merawat Hotel Kombucha

Cara Merawat Hotel Kombucha

Pada artikel “Cara Merawat Jamur Kombucha“, telah disinggung bahwa sangatlah penting untuk miliki sebuah tempat penampungan Baby SCOBY yang dinamakan “Hotel Kombucha”. Hotel Kombucha ini selain untuk tempat penampungan Baby SCOBY, juga berguna sebagai cadangan Jamur Kombucha dan juga Teh Cuka Kombucha. ย Jadi jika suatu saat fermentasi kita gagal karena Baby SCOBYnya terkena mold, maka kita masih punya cadangan untuk membuat yang baru.

Kalau ternyata Hotel Kombuchanya sendiri yang kena jamur / mold gimana?

Sebenarnya jika kita merawat Hotel Kombucha dengan benar, kemungkinan untuk terjangkiti mold ini sangat kecil. Kenapa? Karena didalam wadah kaca tersebut, sudah terbentuk sebuah lingkungan yang hanya terdiri dari Bakteri ย Kombucha saja. Jika ada bakteri asing masuk dalam wadah ini, maka pasti akan langsung dibasmi!

Pertama-tama, saya akan menjelaskan lebih detail lagi cara membuat Hotel Kombucha.


Cara Membuat Hotel Kombucha (detail)

1. Siapkan wadah kaca yang sudah dicuci bersih, kain yang cukup rapat, karet gelang, teh manis, teh kombucha dan baby SCOBY

2. Isi wadah kaca dengan campuran teh manis & teh kombucha sampai separuh wadah.

3. Masukkan baby SCOBY kedalam wadah kaca.

4. Tutup dengan kain dan ikat dengan karet gelang.

5. Selesai.. Mudah khan? ๐Ÿ™‚

Nah, ini adalah tahap awal dari pembuatan Hotel Kombucha. Dalam Hotel Kombucha ini pun akan terjadi proses fermentasi, yaitu pembentukan lapisan baru di permukaan air; Ini adalah proses yang normal! Setiap kali ada baby SCOBY baru, cuci bersih dan masukkan ke dalam Hotel Kombuchaย ย (langsung tumpuk saja)… Begitu seterusnya sampai wadah penuh oleh baby SCOBY…

Setelah wadah penuh, Anda bisa membuat Hotel Kombucha yang baru. Saat ini Anda sudah mulai menjadi ‘Raja Properti’ karena sudah memiliki 2 buah hotel..ย  “Hotel Kombucha” ๐Ÿ™‚


Bagaimana cara merawat Hotel Kombucha?

1. Setiap 3 bulan sekali, angkat seluruh baby SCOBY. Bersihkan seluruh baby SCOBY yang ada dengan air mengalir. Jangan gunakan sabun / antibakteri.. Cukup dengan air. Jika Anda menggunakan air ledeng, bilas terakhir kali dengan air minum agar kaporit tidak menempel pada baby SCOBY. Pisahkan SCOBY yang masih baik dengan SCOBY yang sudah jelek / mati. Bagaimana cara memeriksanya? Silahkan Anda pelajari disini.. baby SCOBY yang sudah jelek kualitasnya bisa langsung dibuang atau digunakan sebagai pupuk kandang.

2. Teh Kombucha yang di dalam wadah saat ini bisa dipastikan sudah menjadi Cuka Teh Kombucha. Kalau airnya banyak endapan, silahkan saring menggunakan kain (satu atau dua lapis). Endapan ini biasanya adalah ragi yang sudah mati. Jika dibiarkan, Cuka Teh Kombucha ini akan memiliki aroma yang kurang enak.

3. Bilas wadah kaca. Saya ulangi: B I L A S… bukan CUCI lho ya! Anda hanya cukup membersihkan kotoran dan endapan yang menempel pada dinding kaca dan bilas dengan air yang mengalir. Kenapa? Langkah ini sangat penting, karena kita tidak ingin merusak ekosistem dari bakteri yang sudah terbentuk kondusif dalam wadah kaca! Selama 3 bulan, Bakteri dalam Kombucha akan membentuk sebuah ekosistem yang stabil agar mampu mempertahankan diri dari bakteri/benda asing yang masuk ke dalam wadah. Apabila kita hancurkan ekosistemnya dengan mencuci bersih (apalagi mencuci wadah dengan anti bakteri), maka Bakteri dari Kombucha akan membentuk ekosistem dari awal lagi dan menjadi rentan diserang oleh bakteri asing / fungus. Memang kalau diserang ย kenapa? MOLD! Baby SCOBY kita bisa terkontaminasi dengan jamur. Kalau sudah terkontaminasi dengan jamur, sebaiknya seluruh Hotel Kombucha (cuka teh dan SCOBY) dibuang semua.. Sayang khan?

4. Sisihkan 50% dari Cuka Teh Kombucha ini ke dalam botol kaca dan tutup rapat. Untuk apa? Cuka Teh Kombucha ini banyak sekali gunanya: untuk cadangan biang, Cuka Masak, Dressing Salad, obat Jerawat, eksim dll. Perihal Cuka Teh Kombucha ini akan kita bahas lebih dalam pada artikel lainnya ๐Ÿ™‚

5. Isi wadah kaca dengan 50% sisa Cuka Teh Kombucha dan teh manis hingga mencapai 50% dari wadah. Masukkan kembali seluruh baby SCOBY yang masih baik kondisinya dalam wadah kaca.

6. Tutup rapat dengan kain dan ikat dengan karet gelang..

7. SELESAI.. ulangi langkah ini sekitar 3 bulan sekali.

Keterangan: Selama 3 bulan ini pasti terjadi penguapan; Air makin sedikit dan warnanya semakin coklat. Oleh karena itu berikan air putih yang sudah dicampur dengan gula pasir (sekitar 1 sendok teh) setiap 1 bulan sekali.

***

Ada yang bilang.. ‘Duh, ribet banget ya ngurus Kombucha! Apalagi kalau sudah banyak.. ga punya waktu deh..’

Saya hanya bisa bilang begini:

Teh Kombucha ini dapat menjaga Anda agar tetap sehat..
Dengan merawat kesehatan Kombucha, Kombucha akan mengurus kesehatan Anda!
Lebih baik Anda mengurus Kombucha 1x dalam 3 bulan, selama 30 menit saja, dibandingkan..
Maaf kata, jika Anda sakit, apalagi sampai masuk ke Rumah Sakit (amit-amit!).. pasti Anda harus diurus oleh orang lain dengan waktu yang lama danย biaya pengobatan yang sangat tinggi pula!

Kalau sudah begini, mana yang lebih ribet? hehe..

***

Jika SCOBY Anda sudah banyak sekali, tidak tahu mau diapakan, silahkan Anda baca ‘Manfaat lain Jamur Kombucha bagian ke-1 dan bagian ke-2’. Mudah-mudahan artikel ini dapat menambah wawasan Anda.

 

Selamat merawat SCOBY Kombucha! ๐Ÿ˜€

 

Comments (33)

  • Asep 13/05/2013 - 13:35 Reply

    Bagus artikelnya Pak Arsen, sangat bermanfaat.
    Ditunggu artikel yang lainnya.

    • indokombucha 14/05/2013 - 00:24 Reply

      Terima kasih atas supportnya Pak Asep
      Semoga bermanfaat untuk Bapak.. ๐Ÿ™‚

  • Alfons 11/07/2013 - 11:35 Reply

    Pak Asen, saya mau tanya, saya baru kali pertama pelihara Scoby, waktu ganti air teh nya, saya menggunakan teh baru. Tidak pakai biang teh scoby, bagaimana ya pak, apa bisa tetep jd teh kombucha atau tidak? Lalu penyimpanan apa bisa terkena sinar matahari atau tidak boleh?? Trus waktu ganti teh baru, di hari ke 2 tumbuh seperti kombucha halus di pinggiran bawahnya, apa itu mold??
    Ada pin bb? Add saya ya Pak Arsen 27b71790 trims

    • indokombucha 11/07/2013 - 14:56 Reply

      Halo Pak Alfons, saya coba jawab ya..
      1. Ketika kita memfermentasi air teh yang baru, sebaiknya kita mengikutsertakan juga teh Kombucha yang sudah cukup asam (sebaiknya sudah jadi cuka). Kenapa? Karena kalau kita mengandalkan kulturnya, proses fermentasi akan berjalan lebih lambat sehingga ada resiko teh keburu basi sebelum sempat difermentasi.
      2. Penyimpanan tidak boleh terkena sinar matahari langsung pak, karena selain akan membunuh bakteri karena suhunya meningkat, juga beresiko tumbuh lumut pada permukaan kaca.
      3. Mold itu SELALU tumbuh di permukaan baby scoby. Jadi kalau tumbuhnya di bawah air, maka itu bukan mold, melainkan ragi.
      4. Saya ada BB, tapi terus terang saya kurang suka memakainya.. saya lebih suka pakai Whatsapp ๐Ÿ™‚ Tapi walaupun demikian saya akan add Bapak ๐Ÿ™‚

      • Alfons 11/07/2013 - 23:11 Reply

        Trimakasih Pak, mungkin besok akan saya foto untuk lebih jelasnya. Lalu wadah yang saya gunakan toples selai. Saya mau ubah ke toples besar, bagaimana dengan air teh nya?? Apa harus 50% dari toplesnya??
        Trims

        • indokombucha 12/07/2013 - 00:19 Reply

          Saran saya: lebih baik pemindahan dilakukan setelah panen. Teh Kombucha yang diperlukan untuk fermentasi berikutnya adalah minimal 10% dari air teh yang Bapak hendak buat. Jadi jika Bapak hendak membuat 5 liter teh Kombucha, maka air Teh Kombucha yang dipakai sebagai starter adalah minimal 500ml.

  • Taufik Malik 21/10/2013 - 11:01 Reply

    pak mohon info,saya baru pelihara kombucha,waktu saya campur dengan teh selama 15 hari,kenapa muncul seperti jamur di atas kombucha saya,apa teh hasil rendaman tadi masih bisa di komsumsi…mohon penjelasannya,trimkasih

    • indokombucha 31/12/2013 - 11:57 Reply

      Kalau yang disebut ‘jamur’ tersebut berupa bulu-bulu halus di permukaan baby scoby, berarti itu betul kena jamur / mold. Tapi kalau tidak berbulu, berarti bukan. Dan jamur selalu tumbuh di permukaan air / di permukaan baby scoby; tidak pernah bisa tumbuh di dalam air. Jadi kalau ada yang kotor2/seperti benang memanjang di bawah air, itu bukan jamur, melainkan ragi.
      Demikian informasinya, semoga bisa menolong.

  • Tia 02/12/2013 - 17:46 Reply

    selamat sore pak arsen,mohon infonya..
    di daerah kami di bukittinggi sumatra barat lagi booming nih kombuchanya,hampir setiap rumah memilikinya..
    saya mau nanya berapa kali dalam sehari boleh mengkonsumsi teh kombucha ini , berapa takaranya, dan diminum sesudah atau sebelum makan ?
    dan bagaimana cara mengkonsumsi teh kombucha ini..?
    tolong infonya ya pak, terimakasih.. ๐Ÿ˜€

    • indokombucha 31/12/2013 - 11:55 Reply

      Selamat siang bu Tia..
      Pada dasarnya dosis kombucha adalah 3x100ml sebelum makan. Tapi kalau tubuh sudah terbiasa, boleh minum lebih dari situ; bahkan bisa dikatakan kapanpun kita mau dan berapapun banyaknya silahkan saja.. tapi tolong bedakan 2 jam waktunya dengan obat dokter dan jangan dijadikan sebagai pengganti air putih. Kalau tidak kuat minum Teh Kombucha dalam keadaan perut kosong, silahkan minum sesudah makan. Demikian informasinya ๐Ÿ™‚

  • prama 28/04/2014 - 22:15 Reply

    Saya punya fermentasi kombuca lebih dari 6 bulan rasanya seperti cuka apel. Apakah masih bisa di konsumsi atau. Harus di buang karena berbahaya

    • indokombucha 28/04/2014 - 23:02 Reply

      Halo Pak Pratama,
      Memang teh kombucha jika dibiarkan lebih dari 2 minggu akan semakin asam dan terakhir akan menjadi cuka. Jangan kuatir pak, pada dasarnya produk fermentasi tidak mengenal kedaluwarsa.. Walaupun sudah bertahun-tahun, asalkan penyimpanannya benar (bersih), tidak akan menjadi masalah / beracun.
      Cuka Kombucha sebenarnya banyak sekali manfaatnya.. Bapak bisa minum dengan dicampur dengan jus atau air madu; Untuk starter / biang untuk fermentasi yang baru; Sebagai cuka masak / salad dressing, atau digunakan sebagai obat kulit (jerawat & eksim).
      Pada dasarnya baik sekali jika Bapak mempunyai cadangan cuka kombucha karena manfaat yang banyak ini. Jadi jangan dibuang ya pak.. ๐Ÿ˜€

  • syamsul Bachri 25/10/2014 - 05:01 Reply

    Assalammualaikum WW.Yang terhormat Pimpinan Indokombucha Pertanyaan saya SBB:
    1.Saya memelihara Teh Kombucha. setelah saya pindahkan menjadi 2 bagian/2Toples Pada toples yang baru Baby scoby nya MENGAPA TENGELAM didasar air teh Gula manis ?
    2.Biang teh yang Awal 10 CM menjadi kecil dan berwarna Coklat, serta tengelam dalam Air Teh Manis .
    3. Mohon Informasi dan Penjelesan Bagaimana Mengatasi Nya atau Saya Mesti Ganti Biang Baru . Terima kasih .

    • indokombucha 13/02/2015 - 23:47 Reply

      Halo Pak Syamsul Bachri,
      Mohon maaf atas keterlambatan dalam menjawab pertanyaan ini.
      1. Induk ataupun Baby SCOBY tidak masalah dia tenggelam / terapung / terbalik / miring. Sama sekali tidak berpengaruh terhadap kualitas fermentasi. Jadi jangan dipusingkan dengan hal itu pak ๐Ÿ™‚
      2. Warna induk Scoby akan semakin coklat karena menyerap warna dari tehnya. Jadi semakin pekat tehnya, semakin cepat coklat pula induk scoby-nya.
      3. Induk SCOBY bisa dipergunakan sekitar 7-10x bahkan lebih. Silahkan lihat ciri-cirinya dsini http://indokombucha.com/expired-kombucha.
      Semoga membantu ๐Ÿ™‚

  • suri 28/11/2014 - 07:20 Reply

    Mau ngasi testimoni nih sama pak arsen dan indokombucha-nya

    Saya sudah 4x bertransaksi dgn indokombucha dan pelayanannya sangat memuaskan, pernah pesan jam 8 malam, eh besoknya jam 2 siang barang udh sampe. Fast response kalau mau nanya2 seputar kombucha, kadang malem2pun masih dibales :p

    Kualitas produk dan pengemasannya terlihat bahwa indokombucha ingin memberikan yg terbaik utk customernya..pokoknya jangan ragu transaksi dgn indokombucha, dijamin nagih buat pesen lagi!!!

    Terimakasih juga buat pak arsen yang ga bosen jawab keluhan dan pertanyaan saya yg bertubi2..#salute

    VERY RECOMMENDED SELLER…!!!

    • indokombucha 13/02/2015 - 23:08 Reply

      Terima kasih atas testimoninya Ibu Suri.. semoga Kombuchanya bisa bermanfaat untuk Ibu dan keluarga ๐Ÿ™‚

  • lilis purwati 10/12/2014 - 16:29 Reply

    Pak Arsen, mohon infonya,sy baru awal buat the kombucha,apakah cuaca dingin mempengaruhi proses fermentasi? Ini sdh berjalan 5 hari, tapi kok blm terasa asam, kira2 apa ada kesalahan dalam pembuatan? Tks

    • indokombucha 13/02/2015 - 23:13 Reply

      Memang suhu sangat berpengaruh terhadap kecepatan fermentasi. Semakin dingin cuaca, semakin lambat proses fermentasinya. Contoh ekstrimnya: jika di Eropa sedang musim dingin, perlu waktu sampai 3 bulan untuk memfermentasi.. Jadi mereka menggunakan pemanas / diberi lampu agar menjadi hangat.

  • Osi 14/04/2015 - 22:37 Reply

    Baby combucha disimpan di kulkas atau diruangan biasa ya pak. Utk fermentasinyA kalau nggak ada wadah kaca bisa nggak wadah stainless ya pak. Tks

  • Syamsul Bachri 14/05/2015 - 09:27 Reply

    pak bila saya order yg siap diminum ,tapi yg rasa super hangat apa? seperti foto bapak yang megang botol jumbo itu,berapa harganya dan ongkirnya 081347476650

    • indokombucha 20/05/2015 - 23:28 Reply

      Dear Pak Syamsul,

      Pertanyaan Anda sudah saya jawab via PM Ya pak ๐Ÿ™‚

  • Astuti Soekardi 16/05/2015 - 20:17 Reply

    Sy coba buat TK dg bibit jamur yang dikasih oleh teman sy, dan berhasil. Sdh 1x panen dan lanjut dg fermentasi berikutnya. Sy jg sdh konsumsi TK, efek yg sy alami adalah sangat sering buang angin (maaf)dan bersendawa serta banyak keluar lendir dr tenggorokan. Kenapa ya,pak ? sy baca di sini =http://spiritia.or.id/news/bacanews.php?nwno=1515, kesannya menakutkan,kira2 gimana komen bapak ? terima kasih sebelumnya

    • indokombucha 20/05/2015 - 23:28 Reply

      Halo bu Astuti,

      Memang benar Teh Kombucha memiliki fungsi untuk mendetox tubuh. Mungkin sekali proses detox yang Ibu alami adalah sering buang angin dan banyak keluar lendir dari tenggorokan. Ini adalah sesuatu yang normal, dan silahkan diteruskan paling tidak untuk seminggu ke depan.
      Untuk link Spiritia.or.id, saya sudah membuat sanggahannya. Silahkan lihat disini:
      http://indokombucha.com/penelitian-tentang-kombucha.
      Semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

  • Syamsul Bachri 26/05/2015 - 18:45 Reply

    manteeb pesenannya sesuai order,high press,kulihat dibagian botolnya gembung kubuka tutup pertama dan tutup keduanya terbang….je..dag bunyinya keras.langsung aja kuminum setengah gelas.

  • Anwar Caronge 03/11/2015 - 18:30 Reply

    Sy ingin membuat TK yg ingin sy tanya
    1. Apa istilah STARTER, induk dan baby SCOBY
    2. Bagaimana cara mengambil TK yg SD jadi dari tempat pembuatan TK

    • indokombucha 02/12/2015 - 17:23 Reply

      Halo Pak Anwar,
      Saya coba jelaskan:
      1A. Starter/Induk/Biang adalah istilah yang sama untuk mulai membuat Kombucha (Kombucha pun disebut dengan SCOBY – singkatan dari Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast). Starter Kombucha ada 2 jenis yang tidak bisa dipisahkan: Kultur kombucha yang berwarna putih, dan air teh kombucha yang sudah jadi cuka. Kami menyebutnya dengan Cuka Kombucha
      1B. Baby SCOBY, atau disebut dengan dengan Baby Kombucha: Lapisan yang tumbuh diatas permukaan air selama fermentasi berlangsung. Lama kelamaan lapisan ini akan semakin menebal dan memutih, dan akhirnya bisa dipakai untuk dijadikan induk lagi.
      Silahkan lihat proses fermentasi disini: http://indokombucha.com/faq-proses-fermentasi

      2. Cara mengambil Teh Kombucha: Angkat Baby dan Induk Kombucha, bisa langsung dengan tangan yang bersih atau dengan alat bantu (boleh kayu/plastik/stainless), lalu saring airnya, dan botolkan. Sisakan airnya 10-15% untuk dijadikan biang untuk fermentasi berikutnya.

  • Abi 12/01/2016 - 00:53 Reply

    Hi pak, saya baru mencoba membuat teh kombucha, sudah 8hari dan saya coba teh nya sudah berasa asam namun ada sedikit bau, saya ada beberapa pertanyaan pak.
    1. Apakah ini berarti gagal?
    2. Apakah berarti teh nya tidak bisa diminum?
    3. Apakah kombucha yang sudah dipakai bisa digunakan kembali? (jika kondisi teh pertama gagal)
    4. Jika tidak gagal apakah teh hasil Fermentasi bisa basi?

    Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih pak.. ๐Ÿ™‚

    • indokombucha 20/01/2016 - 23:29 Reply

      Pak Abi,
      Memang normalnya bau dari hasil fermentasi adalah asam segar. Tapi memang ada kalanya ada bau yang kurang enak. Itu disebabkan karena adanya ragi yang mati atau karena ditutup rapat.
      1. Ini bukan berarti hasilnya gagal,
      2. airnya tetap bisa diminum. Coba saja Bapak aduk terus menerus selama beberapa menit dan kemudian dinginkan. Biasanya bau akan jauh berkurang.
      3. Fermentasi dikatakan gagal kalau baby SCOBY ditumbuhi jamur / mold. Kalau memang kejadiannya seperti ini, maka sebaiknya diganti 100% baru, karena kalau diteruskan, fermentasi berikutnya akan terkena jamur lagi, dan baunya pun akan terus ikut.
      4. Teh bisa saja keburu basi sebelum sempat difermentasi. Kasus ini bisa terjadi karena starternya (SCOBY dan air teh yang sudah jadi cuka) terlalu sedikit.

      Semoga bermanfaat

  • Ayah aksa 08/03/2016 - 08:24 Reply

    Selamat pagi pak, mw nanya nih. Saya sudah mulai membuat teh kombucha selama 2 bulan dan panen rutin 12 hari sekali. Yang saya tanyakan, 1. Membuat teh kombucha memakai teh celup ap mempengaruhi hasilnya ya? 2. Untuk pnderita diabet konsumsi yg fermentasi 12 hari itu sudah cukup ap belum ya,, 3. Kalo mau minum teh kombucha tp dimasak(rebus) lg ap bisa pak?

    • indokombucha 09/03/2016 - 01:49 Reply

      Halo Ayah Aksa,
      Saya coba jawab:
      1. Teh celup sebenarnya tidak bermasalah. Hanya saja ada yang perlu dipertimbangkan, yaitu ketika kita merebus kantung teh, si kantung ini mengandung chlorine yang berbahaya untuk tubuh. Untuk jelasnya, silahkan googling dengan keyword: “bahaya kantung teh celup”
      2. Fermentasi 12 hari untuk penderita Diabet sudah bagus koq pak.
      3. Saya sangat tidak merekomendasikan untuk memanaskan teh kombucha, karena vitamin B Kompleks & vitamin C akan rusak; Ragi dan Bakteri akan mati. Yang tersisa hanya kandungan asamnya saja. Jadi apa gunanya? Kalau sudah begini, teh Kombucha tidak bisa dikatakan sebagai minuman probiotik lagi karena bakterinya sudah mati.
      Semoga dapat mencerahkan ๐Ÿ™‚

  • Ahmad sagran 24/07/2016 - 20:28 Reply

    Salam kenal pak dgn saya ahmad sagran dari timorleste……trimakasih saya sudah mendapatkn bibit kombuchanya……dri indokombucha. Yg inggin saya tanyakan bisa bertahan brapa lama bibit kom….bisa bertahan dlm kemasan ini……trimakasiih …….

    • indokombucha 25/07/2016 - 16:52 Reply

      Halo pak Ahmad,
      Paket dalam kemasan hanya bisa bertahan sekitar 1 minggu, tergantung suhu: semakin panas semakin cepat dia menggembung karena tekanan soda dan akhirnya akan bocor.
      Jadi yg jadi masalah adalah kebocoran, bukan masalah akan rusak.
      Tapi juga, yang perlu ditekankan: bibit kombucha tidak boleh masuk ke dalam kulkas karena akan membuat bakterinya lemah dan mudah kena jamur/mold.
      Saran saya kalau memang belum mau dibuat, lebih baik pindahkan ke jar kaca, tambahkan 1 gelas air gula, tutup dengan kain dan ikat dengan karet gelang. Bibit kombucha Anda akan aman selama berbulan-bulan ๐Ÿ™‚

      Semoga membantu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web Analytics