Go to Top

Manfaat Lain Jamur Kombucha (bagian 2)

[heading style="2"]Manfaat Lain Jamur Kombucha (bagian 2)[/heading]

Pada artikel sebelumnya yang membahas fungsi Scoby untuk luka, jerawat, pupuk dll, maka kali ini Indo Kombucha akan membahas fungsi Scoby yang lain dan pasti akan membuat Anda tercengang!

Saya pernah membaca sebuah artikel (saya lupa tepatnya dimana) yang mengatakan bahwa pada masa Perang Dunia Pertama, Scoby Kombucha dipakai sebagai bahan baku membuat sepatu boot! Saya pikir “ah..  masa’ sih?”, saya googling beberapa hari dan tidak menemukan bukti-bukti otentik mengenai hal ini.. sampai saya menemukan foto ini:

 

Kombucha dijadikan pengganti kulit sarung tangan Baseball

Kombucha dijadikan pengganti kulit sarung tangan Baseball

Ya.. mungkin karena dahulu – pada masa perang – orang tidak pernah berpikir untuk mempublikasikan kreasi sepatunya khan? Lagipula karena biaya perang sangat tinggi, tidak mungkin membuat sepatu boot tentara dari kulit sapi. Pasti ada alternatif lain yang bisa digunakan untuk membuat sepatu.. sesuatu yang kuat! Dan ternyata Scoby Kombucha adalah solusinya. Ini terbukti dari foto diatas, yaitu sarung tangan yang sudah sobek diganti dengan Scoby Kombucha yang sudah dikeringkan. Nah, bagi para penggembar Baseball, ada solusi yang cukup bagus untuk menambal sarung tangan Anda yang sudah rusak :D

Bagaimana dengan para seniman?

Mereka pun saat ini sudah melirik Kombucha sebagai salah satu kreasi seninya. Anda bisa melihatnya disini:

Lampu dari Scoby Kombucha – karya Monte Wilson

Lampion ini terbuat dari Kombucha yang sudah dikeringkan dan bisa menghasilkan karya seni yang indah sekali! Ini dibuat oleh penggemar kombucha dari Amerika bernama Monte Wilson (Thank you Monte for your beautiful photos :D)

Lain lagi kreasi yang dibuat oleh Museum Ilmu Pengetahuan di London Inggris (London’s Science Museum). Tidak tanggung-tanggung, mereka membuat busana dari Scoby Kombucha!

Baju yang dibuat dari Scoby Kombucha

Anda dapat melihat lebih lengkap mengenai cara pembuatan baju dan lain-lainnya disini!

Bagaimana, apakah Anda terpacu untuk membuat kreasi Anda? Hanya ide sekilas saja, mungkin Anda bisa membuat layang-layang Kombucha, kerupuk/keripik Kombucha, dompet, gantungan kunci, sepatu atau benda-benda lainnya di sekitar kita. Tapi.. setelah melakukan beberapa percobaan , saya ingin menginformasikan Anda bahwa ada beberapa kekurangan jika menggunakan kulit Kombucha (yang mungkin bisa Anda pecahkan solusinya) :

1. Aroma khasnya tidak bisa hilang.

2. Tidak fleksibel. Jika sudah dilubangi oleh jarum, dia tidak akan menutup lagi seperti halnya kulit.

3. Walaupun sudah 100% kering, jika kena air warnanya akan kembali berubah dan teksturnya kembali menjadi lembut dan licin.

Perbandingan Scoby Kering & yang dibasahkan kembali

Warna yang kering adalah coklat tua, sedangkan yang basah kembali menjadi coklat muda.

Ayo, ditunggu kreasi Kombucha dari Indonesia! Tetap Semangat! :D

[note color="#ffe600"]Catatan: Anda masih belum mempunyai bibit Kombucha? Kami menjual Bibit Jamur Kombucha dengan kualitas Premium! Silahkan baca cara pemesanannya disini: Cara Pemesanan[/note]

Comments (26)

  • tonya 10/02/2011 - 05:08 Reply

    i cannot read your language and cannot figure out how to translate your emails…

    • Indo Kombucha 11/02/2011 - 04:51 Reply

      Hi Tonya,
      You can translate it to English by click the British Flag on ‘Translate This Page’. And for the email, unfortunately there’s no translate function for that.. maybe next time I will come with Indonesian and English.
      Thanks for stopping by..

  • Ayu 23/02/2011 - 14:52 Reply

    Wah, ternyata kombucha bisa dijadikan bermacam2 kreasi ya. Mau dong bibit kombuchanya …
    Dimana saya bisa membeli bibit kombucha tersebut ?

  • Lina 31/03/2011 - 17:11 Reply

    iya, bibit kombucha serupa dengan nata (pelikel) yang terdiri atas selulosa sehingga dapat digunakan pada berbagai macam produk turunan bahkan untuk kertas,,,,^^

    • Indo Kombucha 31/03/2011 - 21:49 Reply

      Nah, Lina.. punya artikel / pengalaman kegunaan lain tentang Kombucha nggak? Misal yang unuk kertas ini? Nanti saya muat artikelnya atas nama kamu.. biar kita semua bisa makin kaya ilmu :) Gimana?

      Terus terang untuk yang sifatnya ilmiah-ilmiah, saya bukan ahlinya. Bahkan para mahasiswa seperti Lina jauh lebih dalam ilmunya. Kalau saya lebih ke percobaan & pengalaman pribadi saja. Nggak kenal dengan si Nata atau pelikan & sebagainya, hehehe…

  • Ajun Sang Jendral 09/05/2011 - 11:12 Reply

    mohon penjelasan ttg ongkirnya ….krn saya tinggal di Padang Sumbar. untuk ukuran M diameter 10 cm harga Rp.60 ribu… berapa mesti saya transfer ke BCA….trims.

    • Indo Kombucha 09/05/2011 - 19:23 Reply

      Pak Ajun,

      Ongkos kirim menggunakan Wahana Rp 15.000, jadi totalnya adalah Rp 75.000.
      Pembayaran bisa melalui BCA nomor 7840023235 an/ Arsenius Sutandio. Setelah pembayaran diterima, kami akan mengirimkannya segera.

      Untuk komunikasi yang lebih cepat, Bapak bisa telp / SMS saya di 087823451768

      Terima kasih

  • Syamsiar 27/07/2011 - 13:52 Reply

    Saya punya keluhan masalah buang air seni yang kata orang itu adalah gejala penderita frostat, setelah meminum kombucha teh secara teratur 3 x 1/2 gelas, selama kurang lebih 2 bulan saya merasakan sakit yang sangat pada saat buang air seni dan ada gumpalan berwarna choklat kehitaman yang keluar secara tiba-tiba, setelah itu disusul dengan air kencing sangat deras, dan setelah itu saya merasa lega dan tidak ada keluhan seperti 2 bulan yang lalu, buang air seni pun sekarang sangat lancar dan deras.

    (Syam – Buahbatu Bandung)

  • Indo Kombucha 27/07/2011 - 17:16 Reply

    Wah pengalaman yang luar biasa!

    Satu bukti bahwa Teh Kombucha dapat mengembalikan fungi organ tubuh menjadi maksimal.

    Terima kasih Pak Syamsiar atas sharing pengalamannya..
    Siapa lagi yang punya pengalaman seperti Pak Syamsiar? Silahkan sharing disini..
    Kelihatannya saya perlu membuat 1 halaman khusus untuk testimoni seperti ini :)

  • Baju Wanita 09/08/2011 - 14:52 Reply

    hmm, ok sip, ditunggu karya kombucha selanjutnya ok.. :)

    • Indo Kombucha 09/08/2011 - 23:02 Reply

      Amin, sebentar lagi kita akan launching produk Teh Kombucha :)

  • Garst TV 01/09/2011 - 17:57 Reply

    Selam sehat!!….. Pak, saya punya masalah pada kombucha saya, punya saya di rumah warnanya kecoklat2an dan terlihat kotor… (padahal kombucha tersbut saya pelihara dari dia masih berukuran sangat kecil) dalam perawatannya pun saya lakukan dengan bersih…. tapi kenapa warnanya menjadi coklat dan terlihat kotor?

    tidak seperti yang ada pada gambar2 di IndoKombucha ini… dan juga saya lihat di beberapa sumber lain… dimana warnanya putih bersih….

    kira2 apakah ini merupakan kombucha dengan jenis lain?… apa memiliki manfaat yang sama??? mohon informasinya…. [email protected]

    Thanks

    • Indo Kombucha 01/09/2011 - 19:38 Reply

      Halo Mas Adi.
      Scoby Kombucha nggak ada jenis yang lain, cuma 1 jenis aja. Kenapa hasilnya bisa berbeda-beda?
      Karena:
      1. Kadar mineral dari air yang berbeda-beda. Semakin banyak kandungan mineral dalam air, maka semakin banyak endapan yang dihasilkan. Coba deh pakai air yang berasal dari sumber yan berbeda: air dari rumah (ledeng/sumur), air mineral botol, dll. Hasilnya pasti berbeda-beda.
      2. Jenis gula yang dipakai. Kalau pakai gula merah, biasanya hasilnya akan lebih kotor karena gula merah akan menghasilkan endapan yang sangat banyak dibandingkan dengan gula putih / gula batu.

      Kenapa warnanya coklat? Pada umumnya karena teh yang dibuat sangat pekat. Jika Anda membuat teh tersebut agak light (kalau istilah bahasa Sunda-nya: Cemplang), maka hasilnya akan lebih putih.
      Kalau ada waktu senggang, Mas Adi bisa uji coba menggunakan teh hitam, teh hijau, teh merah, teh putih.. Hasilnya pun biasanya berbeda-beda :)

      Perlu diingat, bahwa Scoby adalah mahluk hidup. Dia akan bereaksi berbeda-beda tergantung dari kondisi tempat dia hidup. Jadi, bisa jadi setiap rumah hasilnya berbeda-beda.
      Oh ya… Scoby yang saya hasilkan nggak 100% putih koq.. ada juga yang coklat, bergelembung, berlapis-lapis, bertekstur. Sengaja saya tampilkan yang mulus-mulusnya aja, hehehe… Nanti deh saya foto scoby yang berbeda-beda hasilnya :)

      Thanks

  • Adi Garst 02/09/2011 - 17:04 Reply

    nice info Pak Arsenius, saya dapet ilmu baru nih….
    minum kombucha sudah menjadi kebiasaan keluarga kami… awalnya kami ga tau bahwa jamur ini mempunyai manfaat begitu besar bagi tubuh kita…. yang kami tau adalah rasanya yang segar kalo diminum dicampur es.

    sekali lagi Terima Kasih Pak.
    Salam dari keluarga kami.

    • Indo Kombucha 02/09/2011 - 20:46 Reply

      Senang bisa membantu :)
      Nah, kalau sudah tahu informasi sehatnya Kombucha, ada baiknya Mas Adi turut menyebarluaskan informasi sehat dan manfaat Teh Kombucha ini ke lingkungan sekitar Mas Adi.
      Banyak yang nggak tahu kalau mempertahankan dan mengembalikan kesehatan sebenarnya bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan murah.
      Untuk Scoby-nya saya ready stock :)

      Salam Sehat Kombucha!

  • Adi Garst 22/09/2011 - 17:21 Reply

    Betul sekali Pak, di sekitar saya rata2 tidak tau menau tentang Kombucha ini…. oya pak, saya ingin share nih….

    Saya sebelumnya pernah curhat masalah Kombucha saya dirumah, dimana terlihat kehitam hitaman, pucat, kotor, tipis, terkadang ada blatungnya…. padahal saya sudah rawat dengan baik….

    Setelah saya coba – coba iseng, setiap pagi saya taburin gula pasir di atas jamur… kemudian saya tutup kembali menggunakan kain… dan itu saya lakukan setiap hari…. (karena saya memang melakukannya dengan kasih sayang) dan alhasil… jamur saya menjadi terlihat lebih sehat… warnanya mulai memutih, ukurannya semakin tebal dan kuat, kotor2nyapun sudah mulai hilang (sebenarnya kotor itu bukan kotoran apa2… itu effect dari warna jamur saya) dan semakin hari jamur saya semakin terlihat menyerupai yang sering saya lihat di internet…. wooOow saya bahagia sekali… rasanyapun menjadi lebih mantap….

    Wahhh dengan ini saya punya Hobby baru Pak, hobby baru saya adalah menaburi gula di atas jamur setiap pagi… dan perasaan saya bahagia sekali.. rasanya seperti memberi makan Anjing peliharaan saya…. dan setiap pagi saya selalu bersemangat untuk melihat keadaan jamur saya….

    Mohon maaf Pak, saya ingin berbagi saja. mudah2an bermanfaat bagi temen2 lain yg merupakan Penggemar Kombucha….

    Salam
    Adi

    email : [email protected]

  • Indo Kombucha 22/09/2011 - 19:43 Reply

    Mas Adi,
    Jangan minta maaf… ini justru sharing pengalaman yang luar biasa. Inilah yang disebut sebagai ‘Passion’. Perasaan ini yang membuat seorang menjadi konsisten dan terus maju walau orang-orang sekitar mengatakan hal yang negatif tentang kita.

    Benar sekali, memberi gula diatas permukaan Scoby sama dengan ‘menyuapi’ ragi untuk menyantap langsung gula. Akibatnya pertumbuhan akan semakin cepat tumbuh. Good Job!

    Nah, belatung yang muncul itu adalah sebenarnya larva dari lalat buah. Mas Adi bisa melihatnya di artikel “Musuh Kombucha”.
    http://indokombucha.wordpress.com/2010/04/09/musuh-kombucha/

    Asalkan kain penutup menutup mulut wadah dengan baik, lalat buah tidak akan bisa masuk ke dalamnya.

    Terima kasih atas sharing pengalaman yang berharga ini. Semoga bermunculan Adigarst-Adigarst baru yang punya Passion seperti ini sehingga Kombucha Indonesia bisa maju :)

  • Rumah 29/09/2011 - 16:54 Reply

    kreatif sangat ..
    semangat terus untuk berkarya :)

  • kartika 10/01/2012 - 22:28 Reply

    apakah baby kombucha yg terlihat kotor boleh dicuci. tq

    • Indo Kombucha 10/01/2012 - 22:43 Reply

      Halo..
      Baby Kombucha dan ibu-ibunya boleh dicuci, hehe..
      Silahkan dicuci, pakai air ledeng pun boleh.. tapi sesudahnya tolong dibilas lagi dengan air minum untuk menghilangkan kaporit yang menempel di tubuh scoby-nya. :)

    • Indo Kombucha 14/03/2012 - 20:51 Reply

      Mas Hendry,
      Terima kasih atas pertanyaannya.
      Pertanyaan yang serupa juga pernah ditanyakan pada halaman “How To Buy kombucha” (Mas Yovie).
      Jawaban untuk Mas Hendry saya ambil (copy) dari pertanyaan Mas Yovie aja ya..

      ===
      Memang pada dasarnya, sebaik apapun obat di dunia ini, belum tentu obat tersebut cocok dikonsumsi oleh semua orang. Mungkin sebuah obat cocok bagi 10 juta orang, tapi bisa saja tidak cocok untuk 1-2 orang. Itu suatu hal yang wajar, mengingat kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda. (Bahkan.. jangankan obat, makanan pun seperti: Telur ayam – belum tentu semua orang cocok mengkonsumsinya lho..)

      Artikel yang sudah saya tulis ini saya tujukan bagi 10 juta orang/lebih – yang cocok / ingin mencoba Teh Kombucha. Kalau hanya fokus kepada 1-2 orang yang tidak cocok.. ya kasihan donk yang 10 juta nggak kebagian informasi bagaimana hebatnya Teh Kombucha :) . Saya pikir semua produk di dunia ini juga memikirkan hal sama.

      Namun demikian, saya sendiri sudah menaruh sebuah artikel yang ditujukan kepada 1-2 orang ini. Anda bisa melihatnya pada halaman utama, Tab yang berjudul “Important“. Artikel ini berjudul “Siapa saja yang tidak boleh minum Teh Kombucha?“. Pada intinya, setiap orang yang belum pernah mencoba Teh Kombucha, setiap orang yang sedang dalam masa perawatan / masa pengobatan, sebaiknya mengkonsultasikan dulu ke dokter.
      ===

      Semoga penjelasan ini bisa menyamakan persepsi Mas Hendry :)

  • NDOMDILH (@NadilaNdom) 11/02/2013 - 20:45 Reply

    Dila di Surabaya : Apakah Babby kombucha bisa dimakan sebagai obat? klo bisa utk jenis dan bgmn caranya ? penyakit apa ? mhn jawaban

    • indokombucha 11/02/2013 - 21:50 Reply

      Halo Mba Dila..
      Baby Kombucha bisa dimakan bu.. Bisa langsung dimakan atau digoreng tepung, dll.
      Khasiatnya hampir sama dengan Teh Kombucha. Mba Dila bisa lihat (sebagian) manfaatnya disini:
      http://indokombucha.com//manfaat-teh-kombucha/
      Ada mitos yg mengatakan bahwa kalau kita makan jamurnya, nanti akan tumbuh dalam perut kita. Itu berita bohong.. Kulturnya nggak akan berkembang/tumbuh dalam perut :)
      Oh ya, selain dimakan, Baby Kombucha juga bisa digunakan untuk masker wajah atau sebagai penutup luka.
      Semoga jawawabannya cukup membantu :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>