Go to Top

Review acara ‘Bandung Tea Festival 2011’

Bandung Tea Festival 2011 sudah berakhir tanggal 20 November 2011 kemarin. Festival yang bertajuk ‘Sumanget Teh Nusantara’ ini benar-benar luar biasa berharga. Animo masyarakat Bandung dan sekitarnya pun sangat baik. Walaupun hujan turun beberapa kali dalam seharinya, tidak membuat masyarakat urung dalam mengunjungi 25 booth yang ada.

Pembukaan yang seharusnya dimulai pukul 10 pagi mengalami penundaan 2x, dan akhirnya resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Bapak Dede Yusuf pada pukul 16.00. Pada pidatonya beliau mengatakan bahwa Masyarakat Jawa Barat diharapkan semakin kreatif dalam mengolah Teh. Teh jangan dijadikan sebagai minuman saja, tetapi diharapkan bisa digunakan sebagai bahan olahan lain, misalkan saja Macaroni Tea atau apapun sehingga bisa mendongkrak nilai jual dari Teh tersebut.

Setelah berpidato dan disusul oleh acara pembuka lainnya, Bapak Wakil Gubernur berkesempatan mengunjungi setiap booth mulai dari booth nomor 1. Pada saat Beliau mengunjungi booth Indo Kombucha, Pak Dede Yusuf sempat terheran-heran melihat Kombucha. “Wah, apa ini?” Saya menjelaskan singkat apa itu Teh Kombucha dan juga kegunaannya. Pada saat mencicipi Teh Kombucha, beliau bertanya, “ini beneran teh ya? Seperti apa ya? mm.. Kalau di Jepang mungkin ini seperti Sake kali ya? Rasanya unik!” Sejujurnya saya sendiri belum pernah mencicipi Sake, jadi saya jawab aja sekenanya, “oh begitu ya?” hahaha..:))

Di hari pertama ini, selain mendapat kehormatan dikunjungi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat – Bapak Dede Yusuf, ada juga kejadian yang cukup unik, dimana stand Indo Kombucha kedatangan seorang tamu asing dan berniat mencoba Teh Kombucha dingin. Dengan nada datar dia bertanya “What is this?” Saya jelaskan tentang Kombucha dan cara pembuatannya. Dia ternyata pernah tahu tentang Kombucha, tapi tidak yakin apakah ini sama dengan yang di negaranya. Dia sangat suka dengan Teh Kombucha dan bertanya banyak hal mengenai Kombucha. Lama kelamaan penasaran saya bertanya “Where are you come from?” Dia menjawab, “I’m from Russia!” Wah kebetulan, pikir saya. Kombucha yang asalnya dari Asia itu menyebar ke Eropa Timur, khususnya Rusia. Saya penasaran dengan apa yang ditulis di Wikipedia, bahwa di Rusia Teh Kombucha bernama ‘Kvaas Tea’. Saya bertanya apakah Kombucha di Rusia, teh ini yang dinamakan ‘Kvaas’ ? Dia menjawab bahwa  Kvaas bukanlah Kombucha karena Kvaas terbuat dari ‘Rye’ atau Gandum. Mereka menyebut Kombucha sebagai ‘Mushroom Tea’ atau Teh Jamur. Nah, berarti ada satu masukan lagi bahwa apa yang ditulis di Wikipedia belum tentu 100% benar 🙂 Teh Kombucha itu bukan Kvaas Tea, melainkan Mushroom Tea.

Setelah ngobrol-ngobrol cukup lama, kemudian datanglah rekan-rekan dari Teh Cakra dan dilanjutkan perbincangan antara mereka. Akhirnya sang Bule (saya nggak sempat menanyakan namanya..) memborong 5 bungkus biang Kombucha untuk dibawa ke Rusia! hehe.. Produk Indo Kombucha ternyata bisa berangkat ke Rusia euy! :))

 

Comments (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web Analytics