Testimoni

 

 

 

 

 

23 Responses

  1. yulva says:

    kebetulan ini bukan pengalaman pribadi tapi pengalaman ibu teman saya yang memberi saya bibit scoby. Ibu teman saya tersebut mempunyai kista dirahimnya sepanjang 10cm dan disarankan dokter untuk dioperasi, namun si ibu mencoba terapi minum teh kombucha terlebih dahulu dan setelah di USG 6 bulan kemudian kistanya mengecil menjadi 1cm dan tidak jadi dioperasi, sekarang beliau alhamdulillah sehat walafiat dan menjadi rajin berbagi kombucha kepada siapa saja yang membutuhkan. Saya sendiri tadinya tertarik dengan kombucha setelah membaca testimoni teman saya tentang ibunya itu untuk diberikan kepada adik saya yang juga punya kista 8cm, namun sekarang saya dan keluarga juga konsumsi sendiri, mohon doanya supaya adik saya juga bisa sembuh, amin…

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Terima kasih Ibu Yulva atas Testimoninya.
      Mari rekan-rekan, kita doakan adik dari Ibu Yulva agar rahimnya terbebas dari kista dan diberikan kesuburan seperti sediakala. Amin!

      Reply
  2. Indo Kombucha says:

    Saya pernah menulis testimoni pada awal salah satu artikel disini. Tapi tidak apa-apa saya tulis lagi disini, karena ini memang kolom khusus untuk menulis Testimoni.

    Ayah saya sejak tahun 1985 sudah rajin berolah raga: fitness dan juga lari lintas alam. Tapi karena tensi darahnya tinggi, beliau sempat jatuh pingsan 2x namun puji Tuhan tidak sampai stroke.

    Sejak 9 tahun yang lalu saya diperkenalkan Kombucha dan sejak itu pula kami sekeluarga minum Kombucha secara rutin sampai detik ini. Setelah rutin mengkonsumsi Teh Kombucha, Ayah saya rutin melakukan General Check-Up kesehatan dan hasilnya luar biasa: Seluruh organ tubuhnya 100% masih berfungsi sangat baik; kolesterol, gula darah, tekanan darah semuanya sangat normal.

    Bulan Juli 2011 kemarin beliau berulang tahun yang ke 76 dan sampai sekarang masih tetap melakukan kegiatan olah raga lari lintas alam (naik-turun gunung) 2x seminggu… 🙂
    Selain itu karena beliau sudah pensiun, untuk mengisi waktu luangnya, beliau mengukir kayu. Tidak ada yang mengajarkan bagaimana cara mengukir sebelumnya! Tapi yang pasti hasil ukirannya (menurut saya) sangat baik 🙂
    Anda bisa lihat foto-fotonya disini:
    http://www.facebook.com/media/set/?set=a.2843982493547.132788.1078890382&type=3

    Reply
  3. dedisantosa says:

    klo py pengalaman sewaktu anak2 sakit batuk pilek sy ksh minun teh kombucah secara rutin 3x sehari, dan terlihat hasilnya cpt sembuh daripada selalu diberikan obat2 kimia kasihan efek sampingnya…termasuk klo sdg radang tenggorokan cpt2 dech minum…

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Terima kasih atas testimoninya Pak Dedi. Kalau boleh tahu anaknya umur berapa ya?

      Reply
  4. joyce tombokan says:

    puji Tuhan sy ingin berbagi pengalaman saya dengan teh kombucha ,sebelum saya mendapat bibit ini keluhan saya komplit sekali adalah hipertensi dan maag yg akut sekali dan fatty liver(berdasarkan usg) setiap 3 bulan sy cek darah selalu sgot dan sgpt tinggi (diatas normal ),saya menderita kedua lutut saya yg bunyi kletek2 dan nyeri sekali bertahun tahun sering diterapi pd rehabilitasi medik obatnya piroxicam melokcicam karena bertahun tahun mengkonsumsinya maag saya amburadul rasanya,seringkali malam2 bahkan subuh saya harus mencari dokter karena setiap kumat dada berdebar shg membuat perasaan sy cemas dan takut sekali kalau sdh begini tensi ikut naik ,kebetulan saya ada tgs ke balikpapan di kantor teman sy ada teh kombucha dalam toples singkat cerita sy balik samarinda sd bw bibit tsb sy cb buat setelah 2 minggu sy tdk berani minum krn jijik awalnya ,akhirnya coba2 minum kok enak rasanya kecut2 asem sy lanjutkan minum 3 x sehari puji Tuhan sy sekarang sd lepas dr obat2an maag kaki lutut saya sd siiiiip dan ketika cek laboratorium semua ok perlu sy tambahkan sampai dokter radiologi menanyakan bapak konsumsi apa ?kok livernya sdh bersih ?sy cerita tentang teh kombucha ini dan sekarang setiap cek darah lengkap (3bulan sekali) sgot dan sgpt tdk pernah diatas normalnya ,sampai sekarang kegiatan saya donor darah masih sy lakukan sdh 119 x sy mendonorkan darah saya ,
    puji Tuhan 12 desember 2011 sy bs berjumpa dng Bpk Presiden dan Bapak Jusuf Kala (ketua PMI ) dan memperoleh bintang kesetiakawanan sosial mudah2an pengalaman sy ini berguna Tuhan memberkati kita sekalian.

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Wah, benar-benar pengalaman yang berharga pak! Terima kasih atas informasinya pak :). Saya sendiri baru 6x donor darah, hehe..
      Tanggal 12 Desember 2011 tanggal yang berkesan untuk kita berdua pak.. Kalau bapak bertemu dengan Presiden dan Wakil; kalau saya mengambil keputusan untuk keluar kerja dan mendedikasikan hidup pada Teh Kombucha 🙂

      Reply
  5. joyce tombokan says:

    selamat berusaha Tuhan memberkati

    Reply
  6. agung says:

    Pertama kali minum TK saya dikasih sama teman di kantor dan rasanya asam tapi tidak membawa dampak terhadap lambung (saya punya riwayat maag akuut), setelah minum saya jadi penasaran dan akhirnya saya diberi bibitnya oleh teman. dan saya coba buat sendiri ramuannya setelah diberi resep dan hasilnya lumayan saya simpan di kulkas dan sekali minum karena segar saya sampai 2 gelas. (walaupun sampai sekarang masih mencari apa sih manfaatnya yang baik bagi tubuh kita). dari pengalaman tersebut saya ingin bertanya kepada Pak Arsen apakah pengaruhnya kalau kita minum lebih banyak dari takaran yang banyak dianjurkan seperti untuk usia diatas 18 tahun sekali minum 200 ml/segelas.
    terima kasih pak arsen.

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Terima kasih atas testimoninya Mas Agung..
      Sebenarnya, dosis dianjurkan hanya untuk yang belum terbiasa minum Teh Kombucha, karena kita tidak tahu apakah akan ada efek ‘penolakan’ dari tubuh (yang sebenarnya adalah proses awal dari detox).
      Setelah tubuh bisa menerima dengan baik, maka dosis bisa diabaikan. Kadang-kadang saya bisa minum sampai 3 liter per hari 🙂 Tapi… ini tidak dianjurkan lho..! Teh Kombucha ini bukan untuk pengganti minum air putih.. Justru sebaiknya, sehabis minum Teh Kombucha, kita lanjutkan dengan minum air putih agar racun dalam tubuh yang sudah diproses bisa segera terbuang lewat air seni.
      Yang perlu diingat adalah.. walaupun tidak ada dosis, tapi saya menganut prinsip: Segala sesuatu yang terlalu banyak itu tidak baik buat tubuh. 2-4 gelas sehari oke lah.. 🙂

      Reply
  7. her says:

    ibu saya pnya penyakit diabetes,liver,maag,asam urat.umur beliau 49 th.apa mungkin bisa diterapi jamur kombucha,mengingat rasanya asam dan punya riwayat liver,maag,asam urat.dan gmn dosisnya?makasih tanggapannya..

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Halo Pak Her,
      Pada dasarnya penyakit Diabetes, Maag dan Asam Urat bisa disembuhkan oleh Kombucha. Masalahnya adalah sakit Liver. Apakah sakit livernya akut?
      Kita harus hati2, sebab kandungan alkohol dari Teh Kombucha dapat memberatkan fungsi liver (walaupun kadar alkoholnya dibawah 1%).
      Nah, untuk membuang alkohol sebenarnya Anda dapat memanaskan Teh Kombucha sekitar 40oC selama sekitar 10 menit. Setelah itu dinginkan, baru bisa diminum.
      Dosisnya cukup 100ml 3x sehari.
      Semoga cepat sembuh.. Jangan lupa tetap periksakan ke dokter secara rutin 🙂

      Reply
  8. Abdillah says:

    Anak saya semenjak berumur 1,5 th (begitu lepas dari ASI) ternyata alergi susu sapi dan terpaksa mengkonsumsi susu dari kacang kedelai yg harganya 2 kali lebih mahal daripada susu sapi.
    Kira2 2 bulan yg lalu saya dikenalkan dengan teh ini …
    Dan sdh 1,5 bulan ini saya berikan minuman ini kepada anak saya dengan cara memperkecil dosisnya yaitu 4 X 0,5 ml sehari.
    Alhamdulillah sudah 2 minggu ini saya kembalikan konsumsi susu anak saya (yg saat ini berumur 2,2 th) kepada susu bubuk dari sapi, dan ternyata gejala alergi susu sapi tidak terlihat di tubuh anak saya …

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Terima kasih atas testimoninya pak 🙂
      Pengalaman ini pasti banyak berguna untuk orang tua lain yang anaknya punya alergi 🙂

      Reply
  9. bulan kamalia says:

    Hai… saya pengguna kombucha dr malaysia. Saya mahu berkongsi pengalaman hasil dr experimen diri sendiri. 2 hari yg lepas saya cuba teh kombucha di muka saya sebagai toner. Mula2 terasa gatal dan pedih sedikit ( sbb teh kombucha lebih dr 2 bulan hasil fermentasinya. Mungkin sdh menjadi cuka jd saya campur sedikit air) di biar 10 minit . Tujuan asalnya saya cuba merawat malesma di muka.Hasilnya penelitian dr experimen itu saya dapati warna coklat malesma pudar sedikit (sedikit shj tidak byk). Wlubgmn pun saya gembira. Maka saya akan amalkan. Insya Allah. Terima kasih informasi dr indokombucha.com 🙂

    Reply
    • indokombucha says:

      Terima kasih atas testimoni dari Ibu Bulan Kamalia di Malaysia, semoga bermanfaat juga bagi orang banyak 🙂

      Reply
  10. agus cahyono says:

    ho ho ….. saya lum punya pengalaman buat teh kombucha, tapi saya salut sama sistem jual beli yang di pake, 2 kali order n semuanya nyampe sesuai jadwal….. makasih pak

    Reply
    • indokombucha says:

      Terima kasih atas testimoninya Pak Agus.. semoga bermanfaat untuk Bapak dan keluarga 🙂

      Reply
    • agus says:

      sy salut dgn pa arsen,web ny kumplit bner—

      Reply
      • indokombucha says:

        Terima kasih pak.. Semoga dapat bermanfaat untuk Bapak dan juga masyarakat di Indonesia 🙂

        Reply
  11. caesar says:

    awal perkenalan dengan jamur ini dimulai sekitar 3 bulan yang lalu, seorang tetangga meminta saya mencicipi sebuah minuman teh yang diberi jamur, dia mengatakan teh tersebut berkhasiat untuk kesehatan, sensasi pertama kali minum (1 sendok makan) terasa sangat menjijikan baunya serta rasanya yg asam membuat saya menggerutu dalam hati (apes minum teh basi). namun karena dia menggeluarkan kata2 sakti berupa bermanfaat bagi kesehatan saya mencoba mencari lebih jelas mengenai manfaat,bahaya,serta cara pembuatannya secara baik. setelah menjadikan diri sendiri sebagai bahan percobaan 😀 kemudian saya coba berikan kepada ibu saya yang memiliki penyakit lambung dengan kategori parah. butuh waktu hampir 1 bulan untuk merayu beliau agar mau coba meminumnya, ibu saya memang menjadi anti terhadap makanan/minuman dengan rasa asam ataupun pedas karena akan langsung berefek perut menjadi sakit, kembung, muntah2, hal tersebut mungkin disebabkan karena dulunya ibu saya sangat gemar makan makanan pedas (keturunan) sehingga merusak lambungnya.

    alhamdulillah setelah meminum teh kombucha tidak ada reaksi yang negatif terhadap ibu saya seperti jika dia minum/makan yang asam, dan ada “keajaiban” lainnya lagi ketika bbrapa hari yang lalu ibu saya tidak sengaja memakan cabe yang “bersembunyi” didalam tahu beliau tidak merasakan sakit.

    jika hal diatas merupakan manfaat dari teh kombucha yang saya saksikan secara langsung kali ini saya memaparkan efek yang menurut saya kurang baik, ketika minum teh kombucha dalam jangka 2 hari badan akan terasa sangat tidak nyaman ada efek seperti pegal2 namun hal tsbt hilang jika minum teh kombucha secara rutin (hari ke-3 mulai hilang) namun ketika berhenti minum efek tersebut muncul lagi menjadikan teh kombucha seperti memiliki efek ketagihan dan hal ini bukan hanya terjadi kepada saya tp juga terhadap ibu saya dan beberapa tetangga saya.

    Reply
    • indokombucha says:

      Terima kasih atas Testimoninya 🙂
      Menurut saya pribadi sih.. efek ketagihan lebih karena rasanya yang enak, hehe..

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *