Post thumbnail

Cara Membuat Teh Kombucha

Cara Membuat Teh KombuchaCara Membuat Teh Kombucha sebenarnya sangat mudah. Prinsipnya sederhananya sih sebenarnya sama dengan membuat teh manis biasa, kemudian dicampur dengan bibit / starter Kombucha.

Tapi.. penjelasan detailnya adalah begini:

 Cara Membuat Teh Kombucha  

BAHAN-BAHAN YANG DIBUTUHKAN:

  • 2 liter air. Jenis air apa yang sebaiknya saya gunakan? Silahkan klik disini..
  • 2,5 ons gula pasir putih
  • 5 Sachet teh hijau (lepas staplesnya) atau teh hijau setara 5 sachet.  Saya edit ya.. Setelah mendapatkan cukup banyak informasi mengenai Teh dalam sachet, saya memilih untuk menggunakan daun teh. Memang lebih ribet, tapi lebih sehat.

Kenapa? Karena Teh Sachet adalah debu teh dari sisa produksi, kemudian ditambahkan essence pewarna dan perasa teh. Lagipula kertas pembungkusnya berwarna putih karena diberi Chlorine. Jika teh sachet direndam dalam air panas lebih dari 3 menit (ada juga yang bilang setelah 5 menit), kandungan kimia dari kertas tersebut akan terurai.

  • Teh Kombucha yang sudah asam (cuka),  kira-kira 10% dari bahan baru yang akan kita buat (dalam contoh ini berarti 200 ml).
  • Jamur Kombucha. Jika Anda belum memilikinya, Anda bisa mendapatkannya disini.

ALAT-ALAT YANG DIBUTUHKAN

  • Panci stainless steel untuk merebus air. Perhatikan: Jangan menggunakan panci alumunium! Bisa juga menggunakan panci email yang tidak ada cacatnya (karena kalau lapisan emailnya sudah mengelupas biasanya keluar karat dari dalam lapisan email).
  • Stoples kaca/gelas bening untuk tempat fermentasi/pembuatan Teh Kombucha. Jangan menggunakan tempat dari plastik (botol aqua dsb) atau tempat dari bahan logam karena akan mengakibatkan oksidasi. Tempat dari kaca adalah yang terbaik.
  • Serbet atau sapu tangan untuk menutup stoples tempat teh Kombucha dibuat.
  • Karet gelang atau tali.

CARA PEMBUATAN

1. Rebus kurang lebih 0.5 liter air dalam panci stainless atau panci email

2. Setelah air mendidih, lalu masukkan daun teh kedalamnya, tutup rapat panci, biarkan selama 2-3 menit. Rata-rata pemakaian daun teh adalah 15 gram/liter. Tapi ini tergantung selera Anda. Jika ingin lebih pekat, daun teh bisa ditambahkan atau sebaliknya.

3. Saring daun teh dan tambahkan gula. Aduk sampai gula meleleh sempurna.

4. Tambahkan 1.5 liter air dingin sisanya kedalam panci agar teh menjadi cepat dingin.

5. Setelah temperatur sama dengan suhu ruang, pindahkan cairan teh manis tersebut kedalam stoples kaca yang sudah disediakan, sambil disaring.

6. Masukkan  Teh Kombucha biang sebagai starternya dan kemudian jamur Kombuchanya. Tidak masalah apakah jamur tersebut nantinya tenggelam atau mengapung di permukaan.

7. Tutup stoples kaca tersebut dengan secarik sapu tangan bersih agar debu/lalat buah tidak masuk kedalam stoples namun tetap ada udara, sebab jamur Kombucha tersebut butuh bernafas. Ikat saputangan dengan tali atau karet agar tidak mudah terbuka (rapat). Ingatlah bahwa lalat buah sangat menyukai bau dari kombucha. Jika Anda tidak menutupnya rapat-rapat, lalat buah akan masuk dan bertelur didalamnya.

8. Jangan menaruh wadah fermentasi di tempat yang terkena sinar matahari langsung karena sinar ultraviolet akan membunuh bakteri dari Kombucha.

9. Diamkan selama 7-12 hari, baru setelah itu Teh Kombucha bisa dipanen. Selama masa fermentasi, stoples jangan diguncang-guncang! Apabila Anda ingin mencoba terlebih dahulu hasilnya, Anda bisa memasukkan sedotan dan mencicipinya sedikit dari dinding kaca. Apabila dirasakan kurang asam, Anda bisa melanjutkan mendiamkannya kembali 1-2 hari lagi.

10. Pada setiap stoples dengan bibit/jamur Kombucha yang dipanen akan ada “Baby Kombucha”, yang berupa lapisan tipis diatas jamur Kombucha yang lama. Pisahkan “Baby Kombucha ini” ditempat terpisah (dalam wadah kaca juga) untuk dijadikan sebagai cadangan. Kami menyebutnya: Disimpan dalam “Hotel Kombucha“. Baby Kombucha ini kemudian berguna untuk dijadikan bibit untuk membuat Teh Kombucha yang baru.

PENTING UNTUK DIPERHATIKAN DALAM KESELURUHAN PROSES PEMBUATAN TEH KOMBUCHA :

  • Menuntut kebersihan serta ketelitian dalam pembuatannya.
  • Cuci bersih tangan Anda dengan sabun dan lap sampai kering dengan lap yang bersih dan baru.
  • Lepaskan cincin & gelang dan benda-benda logam lain dari tangan Anda yang mungkin akan bersentuhan dalam proses pembuatan Teh Kombucha. Kuku juga harus bersih.
  • Bersihkan semua alat-alat yang dipakai. Pakailah pengaduk dari kayu atau plastik/melamine, jangan dari logam
  • Cuci semua alat-alat yang akan/sudah dipakai terpisah dari alat-alat dapur/masak yang lain agar tidak kena minyak/zat-zat makanan lain, dan simpan terpisah.
  • Penempatan pada saat fermentasi sebaiknya di tempat yang bebas polusi udara / bau yang tajam dan mempunyai sirkulasi udara yang baik. Juga ruangan harus bersih dari serangga ( lalat, semut, lebah dll).
  • Jangan menaruh tempat sampah / buah-buahan di dekat wadah Fermentasi karena benda-benda ini mengundang lalat.

MEMANEN TEH KOMBUCHA

  • Setelah cukup usia (7-12 hari penuh) bukalah tutup stoples tempat Teh Kombucha.
  • Pisahkan cairan yang sudah jadi tersebut serta saringlah dengan saringan plastik yang bersih dari minyak, lalu masukkan Teh Kombucha Anda kedalam botol-botol kaca/gelas, tutup rapat-rapat (ingat! Jangan tutup dari bahan logam) dengan sumbat non logam lalu simpan dalam lemari es.  Teh Kombucha siap diminum. Sebenarnya lebih enak lagi kalau didiamkan lagi selama 3 hari (kali ini wadah ditutup rapat), agar soda dari hasil fermentasi lebih keluar. Rasanya akan terasa lebih segar, apalagi diminum pada saat cuaca yang sedang panas.
  • Sisihkan sepersepuluh dari hasil panen agar Anda bisa membuat Teh Kombucha yang baru.

KENAPA GAGAL?  KARENA :

  • Alat2 yang digunakan kurang bersih
  • Memakai panci aluminium sewaktu memasak air
  • Stoples diotak-atik ,digoncang-goncang atau dipindah-pindah selama masa fermentasi
  • Ada yang merokok diruang fermentasi atau ditaruh di dapur yang banyak asapnya
  • Lupa memasukkan starter
  • Kena matahari secara langsung
  • Waktu memasak air dengan waktu memasukkan ke stoples terlalu lama ( 6-10 jam). Artinya teh tersebut terlanjur basi. Sebaiknya 3-5 jam, dimana suhu air teh manis sudah tidak panas lagi.

TIPS

1. Induk Kombucha dapat dipakai sekitar 7-10 kali sampai warnanya menjadi coklat. Jamur yang sudah tua / rusak  dapat digunakan untuk pupuk tanaman.

2. Temperatur berpengaruh pada pertumbuhan jamur. Semakin dingin temperatur ruangan maka semakin lambat pertumbuhan jamur. Bahkan di Eropa pada saat musim dingin, masa fermentasi bisa mencapai 3 bulan. Oleh karena itu mereka biasanya menggunakan alas pemanas di bawah stoples tempat fermentasi.

3. Fermentasi yang kurang dari 7 hari, tidak berkhasiat apa-apa.

INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK KALAH PENTING:

1. Mungkin Anda bertanya-tanya: “Apakah Kombucha Halal ?”, karena Teh Kombucha ini dilakukan dengan metode fermentasi. Jangan khawatir, banyak orang salah kaprah bahwa  Teh Kombucha difermentasi menggunakan “Jamur”. Sebenarnya lapisan putih ini bukan Jamur, tapi SCOBY (Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast). Anda dapat meluruskan pandangan yang salah dengan membaca artikel “Pemikiran Yang Salah Tentang Kombucha“.

Pandangan dasar yang salah mengenai Kombucha  tadi kembali menimbulkan pertanyaan yang berkelanjutan “Apakah Kombucha Halal ?” Anda akan dapat berlapang dada untuk mengkonsumsi Kombucha karena sudah ada pemberitahuan dari LP-POM MUI bahwa Teh Kombucha adalah HALAL!

Namun, jika Anda tetap kurang yakin halal / tidaknya Teh Kombucha karena kandungan Alkoholnya, jangan khawatir! Di Artikel yang lain saya juga telah membahas bagaimana cara menghilangkan Alkohol dari Teh Kombucha! Anda dapat mempelajarinya disini.. 🙂

2. Lalu bagaimana dengan Anda yang alergi terhadap Kafein? Teh juga mengandung Kafein lho! Jangan khawatir,  tetap ada solusi untuk Anda yang ingin menikmati Teh Kombucha tanpa Kafein. Anda dapat membaca dan mempelajarinya disini: “Kombucha Non Kafein

3. Memang apa sih manfaat dari Teh Kombucha? Manfaat dari Teh Kombucha itu sangat banyak.. Anda dapat membacanya pada halaman “Manfaat Teh Kombucha”

Akhir kata, selamat membuat dan menikmati Teh Kombucha 🙂

 PS: Masih banyak pertanyaan seputar jenis air, jenis teh, proses fermentasi, dan lain sebagainya? Silahkan masuk ke FAQ (Frequent Ask Question) 

 

61 Responses

  1. Ade says:

    Hallo Pak Arsenius,
    tanya sedikit donk…setahu saya katanya jika ingin menyeduh teh hijau dianjurkan utk tdk menggunakan air mendidih krn akan mematikan unsur² yg ada didlmnya. Ceritanya saya ingin mengambil manfaat double nih, dari teh hijau dan juga kombucha. Tdk apa² kan kalau saya tdk memakai air mendidih 100°c ? terimakasih.

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Halo Pak/Bu Adelias,
      Terima kasih atas kunjungannya ke http://indokombucha.com/
      Memang sebaiknya menyeduh teh hijau menggunakan air di 70 oC. Masalah berapa banyaknya dan berapa lamanya, itu tergantung selera dari kita masing-masing. Saya juga menggunakan teh hijau Sencha dan hanya perlu 2 menit untuk menyeduhnya. Hasilnya: teh berwarna hijau muda kekuning-kuningan 🙂

      Reply
  2. Madani Shop says:

    Kalo untuk lebih dari 2 liter, misal 1 galon air aqua, berapa jamur yang dibutuhkan?

    Kalau dengan teh untuk diet, bisa juga tidak yah? Jadi teh diet yang menyehatkan nantinya

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Hi,
      Untuk 1 galon air, sebaiknya minimal diisi 4 buah scoby ukuran M atau 1 bh scoby ukuran L dan air starternya sebanyak 2 liter.
      Teh diet bisa aja sih karena teh diet pada dasarnya (kalau nggak salah) pakai teh hijau. Asalkan teh tersebut nggak dicampur dengan aroma lain, seperti lemon, mint dll. bisa saja koq 🙂

      Reply
  3. t a u f i x says:

    Jujur, saya baru tau klo ada yang namanya teh kombucha.
    Ngomong2, minum teh kombucha, manfaatnya dibanding teh biasa apa?

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Pak Taufik,
      Selamat datang di Indo Kombucha.
      Teh Kombucha ini sebenarnya teh manis yang difermentasi sehingga rasanya menjadi asam-manis dan bersoda. Pokoknya enak lah.. 😀
      Manfaatnya? Banyak sekali: mulai dari melancarkan fungsi pencernaan, memperkuat daya tahan tubuh, mencegah jerawat, maag, insomnia, diabetes.
      Sebenarnya Teh Kombucha ini memaksimalkan kembali fungsi organ tubuh dan memperkuat imune dalam tubuh. Makanya kalau sudah sehat kembali, penyakit-penyakit akan hlang dengan sendirinya. Anda bisa membacanya disini..
      Berminat mencobanya? Prosedur pembeliannya disini..
      Mudah koq cara membuatnya. Lagipula murah.. cukup membeli sekali untuk seumur hidup, bahkan bisa diwariskan 😀

      Jangan kuatir.. Kalau ada pertanyaan-pertanyaan apapun tentang Kombucha, saya akan usahakan menjawabnya dengan sebaik-baiknya dan sejelas-jelasnya – seperti yang sudah-sudah di blog ini atau via email atau sms 🙂

      Reply
  4. Harta Saily says:

    Bagaimana caranya untuk menapatkan Starter dan bibit scoby teh kombucha ini ?

    Reply
  5. joni says:

    sore pak , kalo dikirim ke medan kan terguncang apakah sampai medan bisa tahan atau mati dan berapa hari bisa sampai ke medan ? jika sudah sampai di medan apa yg harus saya persiapkan terlebih dahulu? mohon confirmasinya dan terima kasih.

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Selamat sore Pak Joni. Standar kami dalam pengiriman paket Kombucha adalah: Scoby kami masukkan dalam kantung plastik tahan panas 4 rangkap, kemudian kami berikan bantalan tambahan di setiap sisi sehingga lebih tahan jika terbentur / tergencet.
      Sampai ke Medan sekitar 3-5 hari menggunakan JNE Reguler.
      Yang perlu Bapak siapkan adalah wadah kaca untuk kapasitas 2-3 liter dan air teh manis (bisa teh hijau/hitam; tehnya bisa dari daun teh / teh celup)

      Bapak perlu Scoby ukuran M atau L? Dan perlu berapa banyak pak?
      Terima kasih
      🙂

      Reply
  6. joni says:

    Selamat pagi pak,
    saya pesan ukuran M 2 buah dan berapa total yg harus saya transfer ke bapak .mohon konfirmasinya .alamat saya sms aja ke bapak .salam sukses dan terima-kasih.

    Reply
  7. joni says:

    terima-kasih pak arsen, barangnya sudah sampai dalam kondisi baik.

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Terima kasih atas Informasinya pak..
      Kalau ada pertanyaan seputar Kombucha, jangan ragu-ragu untuk menanyakannya 🙂

      Reply
  8. astra says:

    siang pak,
    begini pak saya mencoba membuat kombufee (kombucha coffee) tapi saya tidak mencampur air starter sebelumnya karena yang sebelumnya kan saya menggunakan air teh.
    trus sesudah mencapai 7hari kok baby SCOBY nya yg dai kombufee tsb berwana ada bercak putih sm hitam *putih dan hitamnya tidak merata*. apakah itu terkena jamur? lalu apa tanda2 rasa minumannya jika terkontaminasi jamur? terima kasih 🙂

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Halo Mas/Mba Astra,

      Untuk memfermentasi memang sebaiknya menggunakan dua elemen, yaitu: Scoby dan Air biangnya yang sudah asam. Tujuannya adalah agar proses fermentasinya lebih cepat (tidak keburu basi). Aroma dari kopi lebih kuat koq dari teh, jadi nggak masalah dicampur dengan air Teh Kombucha.
      Kalau dari penjelasan diatas, saya kurang yakin apakah ini terkena jamur / tidak. Tapi yang pasti jika terkena jamur/mold, yang berwarna hitam-hitam itu terlihat seperti bulu-bulu halus. Kalau tidak, berarti mungkin hanya endapan kopi yang terbungkus oleh ragi.
      Selain itu dari aromanya, aroma bisa macam-macam tergantung dari jenis mold. Ada yang jadi bau apek, bau basi atau malah ada yang berbau semakin manis. Tapi walaupun berbau lebih manis, tetap saja keputusannya sama: harus dibuang semuanya dan ganti dari awal.

      Semoga membantu 🙂

      Reply
  9. jonnyd says:

    siang pak. *sebelum diminum tanya dulu deh hehehe*

    pak saya sedang membuat kombucha dari jahe, tapi setelah 10 hari kok scoby di bagian diatasnya tidak halus rata tp bergelombang tdk rata gt? apakah cara saya salah? atau itu ada jamurnya? kalau jamur itu biasanya warnanya apa? putih/ hitam?

    terima kasih 🙂

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      siang pak Jonny,

      Memang pertumbuhan baby scoby bisa macam-macam, ada yang putih/cream/coklat mulus, ada yang putih/cream/coklat bertekstur (bergelombang), ada yang menggembung karena terisi udara, dll. Itu semuanya normal pak, karena scoby khan sebenarnya makhluk hidup. Sama seperti manusia, ada yang kulitnya putih, kuning, merah, sawo matang, dll.
      Semoga bermanfaat 🙂

      Reply
  10. jonnyd says:

    malam pak arsen,
    maaf nih saya mau tanya lagi. hehe
    1.pak kalau bikin kombuchanya di toples plastik bisa ato tidak? atau hasil panen air kombuchanya ditaruh di toples/botol plastik bisa gk?
    2. saya membiarkan sisa air kombucha (sekitar 20%) bersama scoby di dalam toples kaca yg saya tutup kain selama 10hari. masih amankah kalau mau menggunakan air starter tsb?

    terima kasih 🙂

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Malam Pak Jonny..
      Saya coba jawab ya..
      1. Saya sudah lama mencari informasi apakah Teh Kombucha bisa difermentasi di wadah plastik / tidak.. Kesimpulannya adalah: Jika wadah plastik tersebut menggunakan bahan PP dan Food Grade: Boleh! Selain PP & Food Grade: Jangan! Tapi wadah yang direkomendasikan adalah: Gunakan wadah KACA! Rencananya saya akan buat artikel khusus tentang ini..
      2. Aman pak! Bahkan saya sengaja menampung puluhan liter Teh kombucha untuk saya jadikan cuka. Jadi saya diamkan berbulan-bulan, bahkan sampai tahunan! Aman koq untuk dijadikan starter.. Bahkan lebih bagus kualitas starternya 🙂

      Reply
  11. adi says:

    misi pak mau tanya.. saya coba-coba buat kombucha dari kopi, nah kan scobynya jadi agak gelap. itu kalau baby scobynya saya ganti ke teh gmn ya pak? apakah bisa?
    trus hasilnya apakah bisa jadi agak terang?
    terima kasih

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Halo Mas Adi,
      Scoby yang sudah dipakai ke kopi sebenarnya bisa saja dipindahkan ke teh. Tapi mungkin taste tehnya sendiri jadi agak berbeda ya?
      Scoby-nya sendiri nggak akan berubah jadi terang lagi.. ya segitu aja warnanya.. Tapi untuk baby scoby-nya, itu nanti bisa terang, tergantung dari kepekatan tehnya. Kalau tehnya hitam/merah pekat, baby scoby-nya jadi agak coklat. Tapi kalau warna tehnya muda, baby scoby akan cenderung putih.

      Selamat mencoba.. Sharing pengalaman bikin kombufee (kombu coffee) donk..
      🙂

      Reply
  12. viranisrina says:

    Permisi, saya punya ume kombucha dari hotel yang sudah ada disachet warnanya hijau muda dan kecil, yang kalau diberi air panas langsung mengental. Fungsinya untuk apa ya? Apa harus tetap mengikuti seluruh prosedur di atas? Terimakasih.

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Halo Mba Vira,
      Jepang mempunyai produk yang bernama Kombucha, tapi Kombucha ini berbeda dengan Kombucha yang ada di dunia. Kombucha di jepang adalah sejenis rumput laut yang biasa digunakan untuk kaldu dashi; tapi bisa juga digunakan sebagai teh yang kaya akan rasa asin. Jadi yang mba punya adalah sejenis Teh yang terbuat dari ganggang laut.
      Sedangkan Teh Kombucha yang dibahas di blog ini, di Jepang namanya adalah “kocha kinoko” (紅茶キノコ) atau disebut “black tea mushroom”

      Demikian informasi singkatnya.. semoga bermanfaat 🙂

      Reply
  13. agus says:

    halo pak.. mau nanya nih klo air panas dari dispenser bisa dipake rebus tehnya, tidak?

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Halo Pak Agus,
      Biasanya air dari dispenser kurang panas. Panaskan saja lagi sampai muncul gelembung2 kecil, baru masukkan tehnya sekitar 2-3 menit.
      Silahkan dicoba 🙂

      Reply
  14. Probiotics and Weight Loss says:

    Pak Arsen, scoby yang 1 buah ukuran M yang saya pesan sudah datang…
    Kira-kira bisa untuk air teh berapa liter, dan gula pasir berapa sendok ya?
    Mohon petunjuknya.
    Terima kasih.
    Salam,

    Triono

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Syukurlah.. akhirnya tiba juga 😉
      Untuk pembuatan teh manisnya, saya biasa menggunakan hitungan: 1 ons gula pasir untuk 1 liter.
      Saya sudah simulasi menghitung berat 1 sendok makan gula pasir muncung (ambil penuh langsung dituangkan ke timbangan digital) sebanyak 30x. Rata-rata beratnya sama, yaitu 16 gram. Hanya 3-4x beratnya 17 gram. Jadi untuk 1 liter air perlu 6,25 sendok atau 6 sendok seperempat. untuk 2 liter ya tinggal dikali 2: 12,5 sendok makan.

      Demikian petunjuk singkatnya Pak Triono, semoga fermentasinya bisa berlangsung normal 🙂

      Reply
  15. Imawati Sutanto says:

    Pak Arsen, tadinya saya iseng2 minum , tapi lama kelamaan ketagihan minum terus ternyata hasilnya luar biasa : badan terasa segar, tidur nyenyak, bangun tidur badan ngga kaku, jari jari tangan kalo bangun tidur ngga terasa tebal ! sdh lama ngga minum obat kolestrol. T a p i ……. kenapa kog pinggang terasa agak kemeng dikit pada hal sdh banyak minum air ?

    Salam,
    Imawati Sutanto

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Halo Bu Imawati,
      Terima kasih atas testimoninya 🙂 Saya pun tidur cuma 4 jam sehari, tapi kualitas tidurnya pun baik. Sehari-hari tetap bugar seperti biasa 🙂
      Yang saya kurang ngerti.. kemeng itu apa ya? hehehe… saya asli orang Sunda, jadi nggak ngerti istilah bahasa Jawa Timur..
      Maap.. maap 😉

      Reply
  16. Teh Pelangsing says:

    Nice tips and article..
    View Teh Pelangsing

    Reply
  17. MJ says:

    pak, saya mau tanya :
    kultur kombucha itu sendiri kalau ditanam di media jus, misal jus atau sari buah itu bagaimana ya pak??
    kemudian apakah ada kemungkinan dimana kultur kombucha mengalami kelambatan pada fase pertumbuhannya karena adanya senyawa yang menghambat dari jus tsb ??

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Halo Mbak Maryam,
      Pada dasarnya pertumbuhan dari kultur Kombucha tergantung dari suhu dan juga gula.
      Selama juice tersebut mengandung kadar gula yang cukup, maka pertumbuhan pasti terjadi.
      Saya rasa tidak ada senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan dari kultur kombucha itu sendiri. Kecuali juice itu menjadi basi dan menyebabkan baby kombucha tertumbuhi jamur.
      Demikian informasi singkatnya. Semoga dapat membantu 🙂

      Reply
  18. Dhani says:

    salam..
    mau tanya, untuk pemula yg ingin mencoba membuat teh kombucha harus membeli jamur / scoby sekaligus dengan teh kombucha yang asam (cuka) untuk starter nya ya pak?

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Betul pak.. Dalam setiap x pembelian, saya pasti menyertakan Jamur/Scoby sekaligus dengan teh cuka untuk biangnya.

      Reply
  19. mathius says:

    Pak Arsen, fermentasi saya berhasil pak, saya sudah punya beberapa cadangan scoby,saya simpan sesuai petunjuk pembuatan hotel scoby, ditutup pakai kain,ternyata dipermukaanya tumbuh scoby baru yng lumayan tebal.
    kalau saya pengen memberikan aroma di teh bisa tidak pak ?
    supaya bisa seperti fruit tea, rasa jeruk , strobery dll,
    caranya bagaimana?

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Wah.. conrats pak Mathius 🙂
      Bisa pak.. Setelah selesai fermentasi pertama, masukkan rasa/buah yang bapak kehendaki. Setelah 2-3 hari, ambil buahnya dan dinginkan 2-3 hari lagi untuk memperbanyak sodanya. Enak banget!
      Selamat mencoba! 🙂

      Reply
  20. cris says:

    Dalam pembuatan teh Kombucha, apakah harus menggunakan gula? Apakah gula hanya sebagai pamanis? kalo tidak memakai gula sama sekali atau tidak ada pemanisnya apakah bisa? atau menggunakan pemanis yang lain, misal gula aren?

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Syarat fermentasi adalah wajib ada gula pak!
      Karena ragi perlu ada gula untuk menghasilkan alkohol, dan alkoholnya ini diperlukan oleh Bakteri untuk menghasilkan asam.
      Kalau tidak ada gula, ragi tidak ada makanan sekali dan akhirnya bisa mati.
      Gulanya sendiri bisa menggunakan macam-macam: gula pasir, gula batu, gula aren, dll. Tapi setiap gula punya karakter masing-masing dan akan berpengaruh kepada hasil akhir Teh Kombuchanya pak; tingkat kejernihan dan aroma yang dihasilkannya akan berbeda-beda..

      Reply
  21. Awie Ie says:

    pak arsen, bagaimana caranya agar saya bisa menghasilkan scooby yang tebal? apakah dibiarkan semakin lama dua minggu.satu bulan scoobynya akan semakin tebal?

    Reply
  22. Awie Ie says:

    sebelum pak arsen menjawb..ada pertanyaan tambahan
    apa ruangan kosong di wadah yg kita mau pake akan berpengaruh pada peragian? kan kita tutupi pake kain juga pada akhirnya.. makasih

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Halo Pa Awie,
      Untuk mendapatkan hasil kombucha yang tebal, Bapak bisa membiarkan fermentasi selama 1-3 bulan dan secara rutin (setiap 3-7 hari sekali) menaburkan sedikit gula secara merata di permukaan Baby Scoby-nya. Hati-hati jika Baby Scoby masih tipis, karena kalau diberi gula terlalu banyak mengakibatkan Scoby akan tenggelam.
      Ruangan kosong pada waktu fermentasi tidak terlalu berpengaruh pak.. Yang berpengaruh itu adalah: semakin lebar wadah tempat fermentasi, semakin lama juga pertumbuhan scoby-nya.

      Reply
  23. Fajrul Ihsan says:

    selamat malam pak Arsen, perkenalkan saya Fajrul
    saya baru membaca artikel-artikel tentang kombucha, dan tertarik untuk membuat kombucha tea
    yang saya ingin tanyakan adalah pada saat pembuatan kombucha itu starter cair yang digunakan kan 10% dari jumlah medium yang digunakan nah kalau saya membeli jamur kombucha berarti saya belum punya starter cair. itu bisa tidak saya membuatnya hanya dengan jamur saja tanpa starter 10% nya terlebih dahulu,,,??

    oh ia satu lagi pak Arsen,, kalau saya ingin membeli jamur Kombucha dari Indokombucha itu sudah dengan starter cairnya ya? itu kira-kira berapa ml pak starter cairnya??

    Reply
    • Indo Kombucha says:

      Selamat Malam Pak Fajrul,
      Membuat Teh Kombucha tanpa starter cair (Teh Kombucha yang sudah jadi cuka) sangat beresiko gagal. Mengapa bisa begitu? Karena kandungan ragi dalam Scoby (Jamur) Kombucha tidak cukup banyak untuk memproses gula dalam teh. Akibatnya, air tehnya keburu basi sebelum sempat difermentasi secara sempurna. Selain itu, Baby Scoby-nya pun sangat rentan kena mold / jamur karena bakteri tidak cukup kuat untuk melawan patogen yang asing di udara.

      Paket Kombucha yang saya sediakan sudah termasuk dengan Air Kombucha yang sudah menjadi cuka yang difermentasi selama 2-3 bulan.
      Teh-nya pun menggunakan Daun Teh Sencha untuk Export ke Jepang, jadi tidak menggunakan teh celup. Air starternya tidak menentu karena saya tentukan beratnya 280gram. Kalau jamur kombuchanya tebal, kira2 berat 150 gram, maka airnya kira2 130 ml. Kalau jamurnya agak tipis, kira2 berat 110 gram, maka airnya kira-kira 170 ml.
      Selain itu, Anda juga akan mendapatkan panduan cara membuat Teh Kombucha (biasanya saya email). Dan yang terakhir, yaitu Konsultasi Gratis Seumur Hidup seputar dunia Kombucha! 😉

      Reply
  24. arul says:

    mau tanya kak arsen.. bkin hotel kombucha.nya itu airnya sama kayak yang buat fermentasi apa gimana? masih bingung soal itu..mohon pencerahannya..:)

    Reply
  25. Candra says:

    Pak, saya lg buat makalah ttg teh kombucha, saya mau bertanya teh kombucha kemasan yang bapak jual apakah khasiatnya sama spt teh kombucha yg kita seduh sendiri di rmh? saya search di internet kl mengkonsumsi teh kemasan tiap hari dampaknya buruk thdp tubuh kita, gimana pak?

    Reply
    • indokombucha says:

      Halo Pak Candra,
      Teh kombucha kemasan yang saya buat khasiatnya sama dengan yang Bapak buat sendiri di rumah..
      Memang kalau menggunakan teh celup, ada hal yang kurang baik karena kertasnya itu mengandung zat chlorine sebagai pemutih kertas. Apalagi kalau kita memasaknya lebih dari 3 menit, dikhawatirkan chlorine tersebut akan tercampur dalam teh.
      Saya sendiri menggunakan daun teh hijau Jepang, namanya Sencha. Memang agak sulit di pasaran karena produk ini untuk export dan saya membeli langsung dari Pabrik Teh. Bapak bisa pakai daun teh hijau merk lain di pasaran, seperti produk Kepala Djenggot atau Walini.

      Reply
  26. Dedespandri says:

    saya mau pesan 2 bungkus paket satuan multi yang harganya Rp.60 ribu. Alamat saya di kecamatan rambah Kabupaten Rokan Hulu Riau. Di tempat saya ada kok cabang Jne, berapa ya total seluriuhnya. Tolong rincianya kirimkan ke email saya di bawah ini?

    Reply
    • indokombucha says:

      Selamat Pagi Pak Dede,
      Ongkos kirim ke Kecamatan Rambah / Rokan Hulu Rp 50.000/kg.
      Perhitungan detailnya demikian:
      2bh Kombucha M @Rp 60.000 = Rp 120.000
      Ongkos kirim via JNE REG = Rp 50.000
      Total: Rp 170.000

      Pembayaran via transfer ke Rekening BCA #7840023235 atau BNI #0263732489 an/ Arsenius Sutandio.
      Paket dikirim setelah transfer masuk.
      Terima kasih atas ordernya 🙂

      Reply
  27. steve andreand jozeph says:

    apakah dengan meminum teh kombuca bisa mengobati jerawat pada remaja.

    terima kasih

    Reply
    • indokombucha says:

      Hi Steve,
      Jerawat bisa muncul karena biasanya bermasalah di dalam pencernaanya, misalkan: BAB tidak rutin, kadang 2-3 hari sekali baru BAB; Padahal sebaiknya BAB dilakukan 1 bahkan 2x sehari. Teh Kombucha bisa membantu menghilangkan jerawat dengan cara memperlancar pembuangan. Dengan lancarnya pembuangan, maka tidak ada lagi racun yang diserap oleh usus (dan dikeluarkan lewat jerawat)… Ini proses penyembuhan dari dalam; Proses penyembuhan dari luarnya: Anda bisa mengoleskan cuka kombucha pada jerawat sebelum tidur. Silahkan dicoba 🙂

      Reply
  28. [email protected] says:

    Jika sudah beli jamur kombucha, teh kombucha yang berfungsi sebagai starter itu dapat di mana/beli dimana?

    Reply
    • indokombucha says:

      Teh Cuka Kombucha bisa dibeli di kami.. Per liter harganya Rp 50.000.
      Kenapa mahal? Karena cuka kami fermentasi lama, sekitar 3-4 bulan menggunakan teh Sencha untuk export ke Jepang.

      Reply
  29. Ade Indra says:

    Thx infonya gan
    tanam teh dikebun sendiri
    cek TKP gan
    Kebun Bibit | Teh

    Reply
  30. fatah arafat says:

    i want 2 be a brewer, i do.
    in this page written, i can buy the combuchy fungy — but i don’t have the starter liquid. how i get the starter liquid?
    so, i’d like to buy the combuchy fungy with the starter liquid (after i bought the equipments needed first). then i will try anything i’ve learned in this page.
    thanx.

    Reply
    • indokombucha says:

      Hi Fatah Arafat, thanks for coming by..
      you can read our Order policy in this link: http://indokombucha.com//cara-pemesanan.
      If you live outside Indonesia, you can pay via Paypal or Western Union. The shipment will be proceed after the transfer confirmed. Thank you 🙂

      Reply
  31. Lili says:

    Pak, sebagai yang baru mengenal teh kombucha, saya telah membaca artikel yang di sini, tetapi belum mendapat jawaban dari pertanyaan saya. Apakah setelah difermentasi dan siap dipanen, teh kombucha ini boleh dipanaskan untuk menjaga apabila ada bakteri yang terkandung di dalamnya. apakah hal ini dapat mengurangi kasiat teh kombucha?
    Apakah dalam pembuatan teh kombucha, semua jenis teh bisa digunakan? adakah jenis teh yang terbaik yang dapat dipakai? apakah teh Pu erl atau oolong tea dapat dipakai juga?
    Apakah ada batasan konsumsi teh kombucha ini, misalnya sehari berapa kali dan berapa banyak dan apakah ada batasan umur untuk mengkonsumsi ini.

    Terima kasih sebelumnya.

    Lili

    Reply
    • indokombucha says:

      Dear Ibu Lili..
      Teh Kombucha memang minuman Probiotik, artinya dalam minuman ini terdapat bakteri positif yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu setelah panen, tidak perlu dipanaskan, karena kalau dipanaskan, seluruh bakteri bisa matidan menjadi tidak bermanfaat bagi tubuh. Jika ingin lebih enak, sebaiknya diminum dalam keadaan dingin.

      Untuk jenis teh: Semua jenis teh bisa digunakan: Teh Hitam, Hijau, Merah, Putih, Oolong, Pu Erh.. apapun! Bahkan Anda dapat menggunakan bunga seperti Rosella, Camomile atau Chrysantenum. Bahkan bisa juga menggunakan kopi (walaupun rasanya akan menjadi sedikit aneh..)

      Untuk dosis, sebenarnya tdiak ada dosis karena Teh Kombucha bukanlah obat. Namun, jika digunakan untuk dijadikan terapi kesehatan, Untuk pemula bisa diminum rutin 3x100ml dan naik menjadi 3x200ml.

      Tidak ada batasan umur untuk mengkonsumsi Teh Kombucha ini. Balita sudah bisa minum Teh Kombucha jika dia sudah bisa minum madu.

      Demikian informasi singkatnya. Semoga bisa dimengerti..

      Reply
  32. leana says:

    Bagaimana mendapatkan starter teh kombucha nya ya atau saya dapat membeli dimana ??

    Reply
    • indokombucha says:

      Bu Leana,
      Silahkan kontak saya via SMS/WA di 087823451768

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *