Go to Top

Musuh Kombucha

Musuh Kombucha

Pada artikel “Cara Membuat Teh Kombucha”, salah satu topik yang cukup penting untuk diperhatikan adalah masalah penutup kain pada mulut wadah tempat fermentasi. Kenapa? Salah satu alasannya adalah karena lalat buah (Drosophila melanogaster) senang pada aroma Teh Kombucha. Jika mulut wadah terbuka atau ada sedikit saja celah, maka lalat buah tersebut akan masuk kedalamnya.

Apa akibatnya? Akibatnya adalah lalat buah tersebut akan bertelur dan menetaskan larva! Dalam 1 hari, lalat betina dapat bertelur sampai 40 butir, dan sepanjang masa hidupnya, ia mampu bertelur sampai 800 butir. Dari telur tersebut, lahirlah larva yang akan hidup dan memakan jamur kombucha.

Lalat buah sedang menikmati Kombucha

Telur lalat buah

Larva lalat buah

Lalat buah bersimbiose mutualisme dengan bakteri sehingga apabila lalat buah meletakkan telur pada buah atau scoby selalu disertai bakteri dan disusul jamur (mold). Jika kondisi lingkungan lembab dan kurang memiliki sirkulasi udara yang baik, akhirnya Scoby ditumbuhi jamur dan akhirnya membusuk. Air Teh yang dihasilkan pun akan mempunyai kualitas rasa yang tidak baik. Jadi jika selama masa fermentasi, Scoby Anda tercemar oleh lalat buah dan ditumbuhi jamur (mold), lebih baik seluruh air teh dan baby scoby dibuang dan siap-siap membuat air teh yang baru. (Dengan kata lain: selalu sisakan Cuka Kombucha agar Anda dapat membuat Teh Kombucha setiap saat.)

Jamur (Mold) – Awal pertumbuhan

Jamur (mold) – Makin lama makin membesar

Kebetulan sekali, pada saat saya menulis ini ada telepon dari Bpk Sulung Koesuma – Tangerang yang menanyakan hal ini. Jadi, sudah langsung terjawab ya Pak 😀

Comments (22)

  • Sulung Koesuma 09/04/2010 - 22:56 Reply

    halo mas Arsen,
    wah pas banget nih, numpang terkenal ya di blog nya. hehe
    iya bener banget sepertinya, soalnya mold nya jd banyak sekali. semoga ntar dengan bibit yg baru, tidak akan terjadi lagi. 🙂

  • indokombucha 09/04/2010 - 23:07 Reply

    Belajar dari pengalaman Mas Sulung..

    Saya sampai sengaja ‘mengundang’ si lalat buah mengunjungi scoby, biar mencicipi kombucha, bertelur, menetas dan membiarkan scoby-ku ditumbuhi jamur. Setiap prosesnya difoto2in terus..

    Ga tega ngeliatnya, tapi kalo nggak gitu, ga bisa bikin artikel deh..

    Mudah-mudahan dari pengalaman dan artikel ini bisa berguna buat semuanya ;D

  • ibu waty -NTT 06/04/2012 - 08:57 Reply

    pak sy mo nanya, kombuchaku sdh lama, tp msh bagus & produktif, kmrn bagian atas scoby jd hitam. apa yg hrs sy lakukan? membuang scoby & air tehnya kah? trimakasih

    • Indo Kombucha 06/04/2012 - 13:14 Reply

      Ibu Waty,
      Memang kalau sudah terkena mold / jamur, memang sebaiknya dibuang saja bu, baik jamur/scoby maupun tehnya. Oleh karena itu ada baiknya selalu mencadangkan scoby dan teh cuka,di tempat terpisah untuk menghadapi kasus seperti ini.
      Semoga Ibu Waty masih mempunyai cadangan Scoby & Teh Cuka-nya. 🙂

  • aria 13/04/2012 - 18:26 Reply

    kalo yg hitam dibawahnya.. itu termasuk mold apa gak.. lama kelamaan dia mengendap kebawah

    • Indo Kombucha 13/04/2012 - 20:01 Reply

      Bukan, kalau yang dibawah air itu adalah ragi / kotoran yang mengendap dari air, teh atau gula.
      Yang namanya mold pasti berada di permukaan baby kombucha sisi atas yang terkena udara.

  • palupi 29/04/2012 - 09:25 Reply

    saya baru beli bibit kombucha kemarin. Jd bener2 msih awam bnget. Boleh bagi info untuk takarany donk. Makasih

  • rosa 26/05/2012 - 11:32 Reply

    Dear Indo Kombucha,

    Saya baru beli bibit kombucha seminggu yl, saya taruh teh manis sesuai aturan pembuatan teh kombucha dan starter kombucha dalam toples kaca tertutup rapat, dan ada endapan diatasnya seperti jamur. apa saya harus saya lakukan? kalo saya baca di blog ini berarti saya harus membuang seluruh air yang ada di toples dan mulai membuat teh yang baru lagi sedangkan saya tidak punya air starternya ;(
    Mohon solusinya

    • Indo Kombucha 26/05/2012 - 20:02 Reply

      Halo Ibu Rosa,
      Saya ingin memastikan, apakah ‘endapan’ diatasnya seperti jamur itu apakah seperti bulu2 halus dan berwarna putih/cream/kuning/merah/hijau/coklat/hitam?Kalau ‘Ya’, berarti memang terserang oleh jamur dan memang sebaiknya dibuang seluruhnya; Tapi kalau hanya sekedar lapisan bening/putih di permukaan air dan semakin hari semakin menebal, itu memang normal. Inilah yang dinamakan sebagai BABY SCOBY, yang nantinya bisa dipakai kembali untuk fermentasi.
      Oleh karena itu, sangatlah penting untuk menyimpan cadangan SCOBY Kombucha dan juga Teh Kombucha. Jika sewaktu-waktu fermentasi kita gagal, maka kita masih punya cadangan untuk meneruskan fermentasi. Untuk lebih jelasnya, Ibu bisa mempelajarinya pada artikel “Cara Merawat Jamur Kombucha”
      Semoga penjelasan saya cukup dimengerti 🙂

  • […] bernafas. Ikat saputangan dengan tali atau karet agar tidak mudah terbuka (rapat). Ingatlah bahwa lalat buah sangat menyukai bau dari kombucha. Jika Anda tidak menutupnya rapat-rapat, lalat buah akan masuk dan bertelur […]

  • ghozim 01/04/2014 - 13:49 Reply

    Mau tanya bro, saya punya kombucha kayaknya kena jamur. Sebab muncul bintik merah. Saya lagi coba selamatkan karena jamurnya ada di anaknya jamur tsb yg masih menempel di induknya. AKhirnya saya buag sedikit2 bagia yg terkena jamur. Lagi coba di fermentasi dan mudah-mudahan sembuh….

    Pernah ada gak bro kombucha yg kena jamur terus bisa disembuhin….

    • indokombucha 16/04/2014 - 07:52 Reply

      Halo Mas Ghozim,
      Pada dasarnya agak sulit untuk menyelamatkan scoby yang sudah kena jamur/mold, karena walaupun mold-nya dibuang, akarnya sudah terlanjur menyebar dalam kultur scoby, dan ketika digunakan lagi, kemungkinan besar akan tumbuh kembali.

      Tapi bukan berarti kalau sudah kena, 100% tidak bisa dipakai lagi.. Kalau moldnya masih sangat kecil lalu dibuang bagian yang terkena mold, kemungkinan besar sisanya masih bisa dipakai ulang.

      Silahkan dicoba, semoga berhasil 🙂

  • Helmi 30/12/2015 - 19:46 Reply

    Diatas permukaan dibagian yg terkena udara ada flek lapisan sedikit warna hijau dan dimulut toples berbulu hijau lalu setelah saya buang bibitnya saya balik beberapa hari tidak tumbuh lagi apakah boleh hasilnya air teh k9mbuchnya diminum.
    Mks

    • indokombucha 20/01/2016 - 23:35 Reply

      Pak Helmi,

      Karena tujuan dari membuat Teh Kombucha ini adalah untuk kesehatan, jadi dengan berat hati saya sarankan untuk membuangnya dan membuat dari awal dengan 100% bahan baku yang baru.
      Jangan kapok ya pak 🙂

  • Iwan kurniawan 03/06/2016 - 09:09 Reply

    Selamat pagi pak mohon maaf untuk pencerahannya
    Bagaimana cara agar teh kombucha yang sudah jadi tidak mengeluarkan serat serat lagi saat disimpan mohon pencerahannya
    Tks pak

    • indokombucha 06/06/2016 - 09:57 Reply

      Pak Iwan,
      Teh Kombucha walaupun sudah dipisah dari kulturnya, airnya tetap hidup sehingga bisa tumbuh lapisan baru dan juga suka tumbuh serat yang menjuntai dari permukaan sampai ke dasar. Itu berarti airnya masih dalam kondisi yang sehat! Bagaimana supaya tidak tumbuh? Bakteri dan raginya harus dibunuh dengan cara pasteurisasi! Tapi untuk apa? Tidak ada manfaatnya lagi untuk untuk tubuh kita.. kita hanya mendapat rasa asamnya saja 🙁
      Jadi masalah penampilan bisa menipu. Tinggal persepsi kita yang harus diperbaiki. Tidak semua yang cantik penampilannya, cantik juga manfaatnya.. Semoga membantu

  • Akhyar Azizi 04/08/2016 - 01:32 Reply

    Setelah melihat bahasan ini, sy lihat 2 wadah terkena jamur, Akhirnya sy eksekusi buang ke dalam toples membuatan poc, ternyata toples itu kemarin di cuci tanpa di sterilkan lagi, :/ cerobohnya diriku. Sukurnya di beberapa toples yg lain. Keadanya masih sehat. Trima kasih info yg sangat berguna tentang kombucha. Semoga tuhan membalas segala kebaikan anda pak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web Analytics