Membuat kombucha sendiri di rumah sebenarnya jauh lebih mudah dari yang dibayangkan kebanyakan orang. Prinsip dasarnya sama seperti menyeduh teh manis biasa — hanya saja kamu menambahkan starter (cairan fermentasi sebelumnya) dan SCOBY alias Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast, lalu membiarkan proses fermentasi berjalan secara alami selama 7–14 hari.
Tim Indokombucha sudah membuat kombucha sejak tahun 2004, dan kami paham betul satu hal: tutorial cara membuat kombucha yang baik tidak cukup hanya berhenti di “rebus air, tambah gula, masukkan SCOBY”. Kamu perlu paham kapan berhenti fermentasi, bagaimana tanda-tanda kegagalan, dan cara merawat scoby supaya bisa dipakai terus-menerus.
Panduan ini adalah ringkasan 20+ tahun pengalaman kami, ditulis untuk pemula. Ikuti langkah-langkah di bawah ini dan kamu akan punya minuman probiotik segar buatan sendiri dalam waktu dua minggu.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
- 2 liter air bersih — jangan air sumur; gunakan air mineral (Aqua atau sejenisnya).
- 160 gram gula pasir putih. Gula adalah makanan SCOBY, bukan sekadar pemanis. Jangan diganti madu mentah di tahap awal karena bisa mengganggu keseimbangan mikroba.
- 15 gram teh hitam atau teh hijau murni (sekitar 3–4 kantong teh). Hindari teh beraroma (earl grey, jasmine) karena minyak esensialnya bisa merusak SCOBY.
- 1 SCOBY aktif (± 100 ml) beserta 200 ml cairan starter (kombucha mentah dari batch sebelumnya, ataustarter cair yang bisa kamu beli).
- 1 stoples kaca bening berkapasitas minimal 3 liter dengan mulut lebar. Pastikan bukan plastik dan bukan logam.
Alat yang Perlu Disiapkan
- Panci stainless steel untuk merebus teh.
- Saringan teh (saringan kain atau saringan stainless).
- Sendok kayu atau plastik panjang untuk mengaduk.
- Kain penutup stoples (kain katun tipis, handuk bersih, atau kain kopi) + karet gelang.
- Botol kaca gelap kedap udara untuk menyimpan hasil panen.

Langkah-Langkah Cara Membuat Kombucha
Langkah 1 — Rebus air dan larutkan gula
Didihkan 2 liter air dalam panci stainless. Masukkan 160 gram gula pasir, aduk hingga larut sempurna. Matikan api.
Langkah 2 — Seduh teh
Masukkan 15 gram teh hitam atau hijau ke dalam air panas (suhu sudah turun dari mendidih). Diamkan 10–15 menit supaya rasa dan tanin teh terekstrak sempurna. Saring dan buang ampasnya.
Langkah 3 — Dinginkan hingga suhu ruang
Ini langkah paling sering diabaikan pemula. Teh harus benar-benar sudah suhu ruang (maksimal 30°C) sebelum SCOBY dan starter dimasukkan. SCOBY hidup — kalau kamu tuang air panas, mikroba di dalamnya akan mati dan batch-mu gagal.
Langkah 4 — Masukkan starter dan SCOBY
Tuang teh manis dingin ke dalam stoples kaca. Tambahkan 200 ml cairan starter, aduk perlahan. Letakkan SCOBY di permukaan dengan tangan bersih yang sudah dilumuri cuka (agar SCOBY tetap steril).
Langkah 5 — Tutup dan fermentasi primer (F1)
Tutup stoples dengan kain katun, ikat pakai karet. Jangan tutup rapat pakai tutup logam — fermentasi menghasilkan CO₂ yang harus bisa keluar. Simpan di tempat gelap, bersuhu ruang stabil (24–30°C ideal), jauhkan dari sinar matahari langsung.
Durasi fermentasi: 7 hari untuk rasa ringan, 10–14 hari untuk rasa lebih asam dan kompleks. Setelah hari ke-5, kamu boleh mulai cicipi sedikit demi sedikit pakai sedotan bersih.

Langkah 6 — Panen (P1)
Setelah rasa sesuai, angkat SCOBY dan sisihkan ± 200 ml cairan sebagai starter untuk batch berikutnya. Saring sisa cairan ke dalam botol kaca gelap kedap udara. Simpan di kulkas — fermentasi akan terhenti oleh suhu dingin.
Langkah 7 — Fermentasi sekunder (opsional, untuk rasa buah)
Untuk sensasi sparkling dan rasa buah, tuang kombucha mentah ke dalam botol kaca tertutup, tambahkan 10–15% buah segar (nanas, jahe, atau berry). Tutup rapat, biarkan 2–4 hari di suhu ruang, lalu pindahkan ke kulkas.
Hal Penting yang Wajib Diperhatikan
- Selalu gunakan alat yang bersih. Sisa sabun bisa membunuh SCOBY.
- Jangan pernah pakai alat logam (kecuali stainless steel food grade) — logam bereaksi dengan asam kombucha.
- Hindari suhu di bawah 20°C atau di atas 35°C — keduanya membuat fermentasi tidak optimal.
- Gunakan teh murni tanpa pewangi. Earl grey, jasmine, teh herbal tertentu bisa membunuh SCOBY.
Tanda-Tanda Kombucha Gagal (dan Cara Mengatasinya)
Wajar kalau batch pertamu gagal. Kenali dulu bedanya:
- Bintik berbulu kering hijau/hitam/putih di permukaan SCOBY → kontaminasi jamur. Solusi: Buang seluruhnya, sterilkan alat, mulai ulang.
- Bau busuk seperti selokan (bukan asam segar mirip cuka) → kontaminasi bakteri jahat. Solusi: Buang.
- SCOBY tidak membentuk lapisan baru setelah 14 hari → kemungkinan starter kurang asam atau suhu terlalu rendah. Solusi: Tambah starter, pindah ke tempat lebih hangat.
- Rasa terlalu asam / seperti cuka murni → over-fermentasi. Solusi: Kurangi durasi F1 di batch berikutnya (stop di hari ke-7).
Tips dari Indokombucha untuk Hasil Terbaik
- Beri nama dan tanggal pada setiap batch supaya kamu bisa belajar dari setiap percobaan.
- Selalu sisakan minimal 200 ml starter untuk batch berikutnya — ini rahasia siklus kombucha yang tidak pernah putus.
- Jangan pakai air yang sudah disaring dengan filter arang aktif berlebihan — bisa menurunkan mineral yang dibutuhkan SCOBY.
- Mau belajar lebih dalam? Lihat kelas online kombucha kami.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Berapa lama proses membuat kombucha dari awal sampai siap diminum?
Secara total, sekitar 7–14 hari fermentasi primer (F1), ditambah 2–4 hari fermentasi sekunder (F2) kalau kamu mau tambah rasa buah. Total rata-rata 2 minggu.
Bisakah saya membuat kombucha tanpa SCOBY?
Secara teknis bisa dengan membeli starter cair saja, tapi hasil dan konsistensi rasanya kurang optimal dibanding pakai SCOBY utuh. Untuk pemula, kami sarankan mulai dengan paket SCOBY + starter cair.
Berapa dosis minum kombucha yang aman per hari?
Untuk pemula, mulai dari 100 ml per hari dan naikkan secara bertahap sampai 250–300 ml. Selengkapnya baca panduan dosis minum kombucha kami.
Langkah Selanjutnya: Tingkatkan Skill Brewing Kamu
Setelah berhasil membuat kombucha pertama, kamu mungkin mulai penasaran soal kandungan asam dan manfaat kombucha untuk kesehatan, atau ingin bereksperimen dengan resep Kombuwine dan kombucha shot seperti Truemeric.
Kalau kamu lebih suka belajar terstruktur, kami menyediakan Kelas Complete Basic Kombucha dan Level UP! Community untuk brewer yang ingin naik level. Sudah 20+ tahun kami membuat kombucha — dan kami percaya cara paling enak belajar adalah dari praktisi yang sudah lulus dari ribuan batch.
Selamat mencoba! Kalau ada pertanyaan selama proses brewing, langsung kirim ke Telegram @Infokombucha — kami balas satu per satu.
24 responses to “Cara Membuat Kombucha Sendiri di Rumah: Panduan Lengkap untuk Pemula (2026)”
Saya sudah lama sekali memproduksinya. Cuma saja banyak orang kurang percaya. Malah ada yang menganggap mengandung sesuatu yang merugikan kesehatan manusia. Rasanya juga tak terlalu menarik. Manfaatnya, bagi saya sendiri yang hampir tiap hari minum juga tak terasa.
Memang reaksi dari kombucha berbeda-beda untuk setiap orang. Kalau kondisi badan kita memang fit dan normal, maka ketika minum kombucha sepertinya tidak ada apa-apa jika dibandingkan dengan orang yang kondisi tubuhnya kurang baik. Tapi sebenarnya dengan meminum Kombucha secara teratur, kesehatan kita tetap terjaga sehingga tidak mudah sakit. 🙂
surawan mungkin dosisnya terlalu encer jadi gak ada efeknya,anolog nya dosis harusnya 500 dikasi 250 sama seperti resep dokter,saya yakin sdh banyak manfaatnya
Untuk rasa yang kurang enak, 🙂 Saya sudah meramu kombucha dengan rempah-rempah. Rasanya jauh lebih enak!
Rencananya dalam beberapa hari ke depan akan saya tulis resepnya. Tunggu tanggal mainnya ya.. 😉
dmn bli jamur na?
Cara membeli Jamur (Scoby) nya bisa dilihat disini:
http://indokombucha.wordpress.com/how-to-buy-kombucha/
atau kontak kami di: indokombucha@wordpress.com / 08122150246
Terima kasih
mas, lebih baik jangan gunakan teh celup apalagi harus direndam sampe 15 menit. lebih dari 3menit, zat klorin dalam kertas teh celup akan keluar dan itu sangat membahayakan kita….baca deh http://ingatlahaku.blogspot.com/2009/04/bahaya-teh-celup.html
Wah informasinya sangat bermanfaat Mas Setyo! Terima kasih.
Saya akan revisi cara pembuatannya dan sekaligus menaruh link artikel ini.
🙂
terima kasih dari saya di malaysia, sudah lama saya mencari artikel begini, baru ketemu, sememangnya saya akan mencubanya, kerana sebelum ini saya banyak terlibat dalam bio organik antaranya effective micro organisma, anyway SYABAS dari saya disini
Halo Pa Zahir..
Selamat berkunjung ke Indokombucha.wordpress.com. Senangnya dapat teman baru dari Malaysia 😀
Silahkan dicoba dan mudah-mudahan dapat berguna bagi banyak orang.
Dan kalau ada pertanyaan2, silahkan tanyakan langsung disini atau di facebook Indokombucha.
http://facebook.com/indokombucha
pak, saya mau tanya… cara pembuatan teh kombucha itu dengan menambahkan starter kombucha (air hasil fermentasi) dengan jamurnya (yang berbentuk nata)??? saya masih bingung pak T.T … terus klo kita punya kultur kombucha utuh seperti gambar diatas.. untuk buat teh kombucha lg, kulturnya boleh dipotong2 gak pak??? apa harus utuh sperti itu???
tolong dijawab ya pak… oya,,, bapak masih menjual jamur kombucha kan??? terima kasih…
ke email saya juga boleh
rezaayufitria08@gmail.com
Halo Mba Rara,
Iya betul sekali. Singkatnya:
1. Buat teh manis & tunggu sampai hangat2 kuku / suhu ruangan
2. Masukkan air kombucha yang sudah jadi cuka (disebut air starter/air biang) kedalamnya, dan
3. Kombucha (yang berbentuk nata) juga dimasukan
4. Tutup mulut wadah dengan kain & ikat dengan karet gelang
5. Tunggu minimal 1 minggu; jangan sampai tergoyang2
SCOBY (Kultur Kombucha) boleh dipotong2 koq.
Saya masih jual scoby kombuchanya koq.. tenang saja.. Perlu berapa banyak?
Ditunggu ordernya ya.. 🙂
Halo Mba Rara,
Iya betul sekali. Singkatnya:
1. Buat teh manis & tunggu sampai hangat2 kuku / suhu ruangan
2. Masukkan air kombucha yang sudah jadi cuka (disebut air starter/air biang) kedalamnya, dan
3. Kombucha (yang berbentuk nata) juga dimasukan
4. Tutup mulut wadah dengan kain & ikat dengan karet gelang
5. Tunggu minimal 1 minggu; jangan sampai tergoyang2
SCOBY (Kultur Kombucha) boleh dipotong2 koq.
Saya masih jual scoby kombuchanya koq.. tenang saja.. Perlu berapa banyak?
Ditunggu ordernya ya.. 🙂
pak, apakah air starternya udah satu paket dengan pembelian jamur kombuchanya? terima kasih
Pak Alfon,
Betul sekali pak, dalam setiap pembelian jamur kombucha, akan disertakan 1buah scoby Kombucha, air starter yang sudah jadi cuka dari teh hijau untuk export ke Jepang dan juga cara pembuatannya. Selain itu juga Bapak bebas konsultasi Kombucha seumur hidup!
Silahkan pak, ditunggu ordernya 🙂
Hai pak, saya dany dari medan…
Wah… Saya semakin tertarik pengen buat, lumayan untuk menjaga kesehatan orang tua yah pak! Oyah pak, nanti kalau duitnya udah terkumpul saya pengen mesan juga scobynya ini!! Doain aja yah pak.. (Maklum, anak sekolahan, harus nabung dulu). Dan saya udah add bbm bapak, semoga bisa diterima, karna saya ingin bertanya banyak sekali, terkhusus tentang scobynya pak dan cara penyajiannya yg mungkin “ramah” dilidah semua org(sanak saudara) dan terutama untuk anak2.. Maksudnya kalau bervariasikan gak bosen gitu pak… Ehhhh? Maaf pak kepanjangan,… Salam kenal pak, semoga bapak mau membimbing saya dengan ikhlas dan sabar yah pak…! Terima kasih pak!
Halo Mas Dani,
Terima kasih atas ketertarikannya dengan Kombucha. Jika sudah siap untuk order, silahkan kontak saya via SMS/WA/BBM/langsung order di form order yang sudah tersedia 🙂
gan ijin copas cara pembuatannya ya buat saya paste di blog saya, soalnya saya mau budidaya juga buat daerah klaten yang belum ada
Silahkan Pak Rizal.. jangan lupa untuk menambahkan sumber informasi di akhir artikelnya ya.. 🙂
indokombucha memang the best
2,5onz itu sebanyak apa ya? Klo semisal tidak pakai air starter, cuma dimasukan air teh manis bisa?
Mas/Mba Mutholik,
1 sendok makan gula pasir putih = kisaran 15 gram. Jadi 2,5 ons (250 gram) itu kira2 16,5 sendok makan.
Nah, kalau hanya fermentasi menggunakan kultur kombucha (SCOBY)nya saja – tanpa menyertakan air starternya, maka fermentasinya akan berjalan lebih lama. Akibatnya: tehnya akan keburu basi sebelum sempat difermentasi.
Jadi, pastikan menyertakan SCOBY dan air starter (yang sebaiknya sudah jadi cuka) untuk proses fermentasinya. 🙂
Ass..pak bisa tdk klw tdk mempergunakan cuka kombucha utk fermentasi berikutnya. Jd hanya menggunakan sisa teh dr hasil fermentasi yang pertama.lalu apa setiap memulai fermentasi harus di cucidulu biangnya. Thk’s
Mba Novi,
Sebenarnya bisa saja hanya mempergunakan salah satu antara kultur atau cuka kombuchanya saja; Hanya saja.. resiko untuk terkena jamurnya menjadi besar karena proses fermentasinya berjalan lebih lambat dari semestinya. Jadi disarankan mempergunakan kedua elemen, yaitu kultur dan juga air cuka kombuchanya untuk fermentasi.
Apakah harus dicuci dahulu? Nggak juga.. kalau kotor ya dicuci, kalau penampakannya masih besih, bisa langsung dipergunakan kembali.
Semoga membantu 🙂